benuanta.co.id, NUNUKAN – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini pernah berjanji akan membantu Kecamatan Sembakung untuk meredam persoalan air bersih. Hal itu disampaikan pada saat kunjungan perdananya di Desa Atap pada 9 Januari 2022 lalu.
Saat ini warga ingatkan kembali janji mensos risma terkait jaringan air bersih di Sembakung. Dalam kesempatan tersebut, Risma lebih banyak mendengarkan suara masyarakat.
Di antaranya yang menjadi atensi warga adalah kebutuhan untuk merelokasi tempat tinggal, peningkatan kapasitas Kawasan Siaga Bencana (KSB), permasalahan saluran bansos, ketersediaan air bersih dan pembicaraan diplomatik dengan Malaysia karena Sungai Sembakung berhulu di wilayah Malaysia.
Saat itu Risma menyatakan akan membantu sesuai dengan tugas atau kewenangan dan tanggung jawabnya sebagai menteri sosial.
Seperti halnya membantu pasokan air bersih, pada waktu itu Risma menyampaikan akan mengirimkan petugas untuk memastikan bantuan air bersih terlaksana.
Mewakili Masyarakat, keluhan air bersih itu disampaikan oleh H. Syahrial Husin, selaku pemangku adat Tidung Sembakung. Pasalnya, selama ini masyarakat setempat belum merasakan air bersih sejak kecamatan tersebut dimekarkan.
“Kami saat ini masih menunggu kabar baik itu, karena belum ada respon, waktu itu bu Risma mengatakan segera membantu pasokan air ke kami tapi ini belum juga kunjung terlihat,” kata Syahrial Husin kepada benuanta.co.id, Ahad (6/3/2022).
Lanjut dia, mewakili masyarakat Sembakung dirinya mengingatkan kembali kapan hal itu bisa terealisasi, agar masyarakat juga bisa menikmati air bersih.
“Mengingatkan kembali tolong perjuangkan kami masyarakat Sembakung, khususnya Desa Atap, yang pernah mengusul kan masalah air bersih saat kunjungan Mensos, kurang lebih 40 tahun belum pernah menikmati namanya air bersih,” jelasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Matthew Gregori Nusa







