1.252 Bidang Tanah Milik Pemda Nunukan Belum Bersertifikat

benuanta.co.id. NUNUKAN – Sebanyak 1.252 bidang tanah aset Pemerintah Daerah (Pemda) Nunukan dengan luasan lahan 1.650 hektare (Ha) belum bersertifikat. Untuk tahun 2022 ini Pemda Nunukan menargetkan sebanyak 400 bidang penerbitan sertipikat.

Tahun 2021 Pemda Nunukan menargetkan untuk penerbitan sertifikasi asset sebanyak 100 bidang, namun melebihi target yang telah terealisasi 115 bidang. Untuk tahun 2022 ini Pemda Nunukan kembali menargetkan sebanyak 400 bidang.

Kepala Bidang Aset Daerah Kabupaten Nunukan, H. Edy Sandre, ST, M. A. P, saat ini ada 247 bidang tanah dengan luasan 138 Ha telah bersertifikat aset Pemerintah Daerah Nunukan.

Baca Juga :  Dukungan Penuh Inorga, KORMI Nunukan Nyatakan Siap jadi Tuan Rumah Forda 2026

Tahun ini target Pemda Nunukan itu sebanyak 400 bidang tanah, karena melihat masih banyak yang belum memiliki sertifikat yakni 1.252, untuk mencapai tahun 2024 selesai semuanya sudah memiliki sertifikat.

“400 ini target kita di tahun 2022, Kita juga sudah mengundang Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) Kabupaten Nunukan, dan menyampaikan data kemera,” kata Edy, kepada benuanta.co.id, Jumat 4 Februari 2022.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Gelar Lomba Bedug Sahur, Bupati Irwan Sabri Apresiasi Antusias Masyarakat

Edy menyampaikan tanah jalan, tanah bangunan, tanah kosong, dan dipilah-pilah berdasarkan wilayah per Kelurahan, kecamatan.

Untuk tahun ini, di Nunukan juga ada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL) yang akan dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei diperkirakan bulan Juni sertifikat telah jadi, dari informasi yang didapat ada 6 wilayah dapat program PTSL seperti di Kecamatan Nunukan Selatan, kelurahan Nunukan Selatan, Mansapa, Tanjung Harapan dengan Selisun, sedangkan Kecamatan Nunukan ada dua yakni kelurahan Nunukan Utara dan Desa Binusan.

Baca Juga :  DLH Nunukan Siapkan Jadwal Pengangkutan Sampah Dua Kali Sehari saat Lebaran

“Enam wilayah ini kami sudah menyiapkan datanya. Dengan target 400 bidang kemungkinan akan meningkat, karena yang tidak Kami kasi masuk di 400 Terget bidang, namun kena program PTSL akhirnya kami masukkan semuanya agar bisa mendapatkan sertifikat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *