benuanta.co.id, NUNUKAN – Di masa Pandemi Covid-19, fasilitas kesehatan di Puskesmas Nunukan Timur, pasien yang datang berobat didominasi keluhan batuk, flu dan demam.
Kepala Puskesmas Nunukan Timur, dr. Eka Aprina Lestari, mengatakan pada bulan Juli dan Agustus tahun lalu terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang berdampak pada pelayanan kesehatan. Terutama pasien yang datang berobat semakin tinggi mengeluhkan batuk, flu dan demam.
Namun pada bulan Januari September 2021 kasus Covid-19 mulai menurun dan pelayanan kembali seperti biasa.
“Jadi saat itu kita banyak menerima keluhan batuk, demam dan flu yang dikeluhkan oleh pasien kami,” kata dr. Eka Aprina, Rabu (19/1/2022).
Lanjut dia, Januari 2022 ini pengunjung mengalami peningkatan di Puskesmas. Khususnya pada hari Senin dan Sabtu.
“Sehari pasien yang datang berobat mencapai 30 hingga 50 orang, di antaranya anak-anak dan dewasa yang berobat,” jelasnya.
Dokter Eka Aprina menghimbau agar masyarakat juga berhati-hati terhadap DBD (Demam Berdarah Dengue) di peralihan musim seperti ini.
“Karena musim-musim peralihan begini musim DBD jadi saya ingatkan agar tetep menerapkan (3M) Menguras, Menutup dan Mengubur karena itu salah satu pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri,” tutupnya. (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Yogi Wibawa







