benuanta.co.id, NUNUKAN – Masih di masa pandemi Covid-19, Wakil Bupati (Wabup) H. Hanafiah, SE,M.Si membuka secara resmi kreasi Pramuka di Desa sungai Manurung, Kecamatan Sebatik.
Wabup H. Hanafiah mengapresiasi kegiatan tersebut dan melihat sangat inovatif dan kereatif yang belum tentu bisa dilaksanakan di tempat lain, terlebih tantangannya di masa pandemi Covid-19.
“Pandemi Covid-19 ini bukan penghalang untuk kita beraktivitas di bidang Pramuka,” kata Hanafiah, Sabtu (30/10/2021).
Walaupun begitu, Hanafiah berpesan untuk tidak lengah menerapkan protokol kesehatan, demi menghindari klaster baru terkonfirmasi positif Corona. Kreasi Pramuka yang diselenggarakan ini banyak momen yang bisa diambil, seperti memperingati hari sumpah pemuda.
“Dengan pendidikan Pramuka banyak yang bisa diambil dalam kehidupan, apapun posisi kita untuk melakukan kegiatan yang positif,” jelasnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan juga telah melakukan MoU bersama Gubenur Kalimantan Utara, untuk menyiapkan 200 orang anak dan dijadikan Pramuka Garuda.
Pramuka Garuda merupakan seorang anggota muda Gerakan Pramuka yang telah mencapai kecakapan dan penghargaan tertinggi pada masing-masing jenjang pendidikan Kepramukaan. Baik itu siaga, penggalang, penegak dan pandega tentunya.
“Pramuka Garuda perlu kita didik dan bina, sehingga saya berharap kepada para pembina harus dibekali pendidikan sehingga mereka dapat predikat Garuda Pramuka,” ungkapnya.
Dia juga menekankan untuk anak-anak Pramuka agar tidak berurusan dengan narkoba, apa lagi sampai dengan mencoba-coba mengkonsumsinya. Sebab, ia menegaskan narkoba bisa merusak mental dan otak generasi muda khususnya anak-anak Pramuka.
Dalam kesempatan hari ini, Wakil Bupati Nunukan mengunjungi tempat perkemahan Sabtu Minggu (persami) pangkalan SMPN 1 Sebatik Utara. Setibanya dilokasi, Wabup pun disambut yel-yel selama datang. (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Yogi Wibawa







