NUNUKAN – Serbuan vaksin massal kepada masyarakat kembali digelar Polres Nunukan dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan. Sasaran kali ini sebanyak 400 orang. Namun terlihat lonjakan masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi meramaikan tempat pelaksanaan vaksinasi di pelabuhan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Rabu 7 Juli 2021.
Saat ditemui di lokasi salah satu Warga RT 19 Jalan Pongtiku Kelurahan Nunukan Tengah, Yuliana Salusu (40), sudah datang lebih awal di pelabuhan agar dirinya lebih awal dipanggil untuk mendapatkan suntikan vaksinasi.
“Dari jam 06.00 Wita, sudah datang ikut mengantre di Pelabuhan Tunon Taka dan mengumpulkan identitas diri yakni KTP, saya sudah serahkan tapi tidak juga kunjung dipanggil, akhirnya saya mengambil kembali KTP saya,” kata Yuliana Salusu.
Lanjut dia, hingga siang hari nama tak kunjung dapat panggilan akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumah. Dia juga datang tidak sendirian namun bersama suaminya, Ia mengaku mendapatkan informasi tentang vaksin massal ini dari orang-orang sekitarnya. “karena itu ingin mendapatkan vaksin demi kesehatan,” jelasnya.
Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar SIK melalui kasubag Humas polres Nunukan AKP Muhammad Karyadi SH, mengatakan, Polres Nunukan kembali menggelar serbuan vaksin kepada masyarakat berdasarkan target 600 orang dan kali ini sebanyak 400 orang.
“Kami melakukan pelayanan pemberian vaksinasi kepada masyarakat dari pukul 07.00 Wita, antusias masyarakat sangat luar biasa, dari target ini vaksinasi ini tidak cukup. Jadi kami menyarankan kepada masyarakat untuk vaksin yang berikutnya namun kami belum tau kapan akan diselenggarakan, tetap menunggu pimpinan, dan nanti kami sampaikan kepada masyarakat,” terangnya.
Jika dilihat antusias masyarakat yang datang ini, menandakan bahwa mereka sudah sadar dengan adanya vaksinasi untuk menjaga ketahanan tubuh, dan terhindar dari penyebaran Covid-19, masyarakat yang datang ini sekitar 600 orang.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat untuk sabar, dan akan tetap diberikan vaksinasi,” imbuhnya.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







