Kembali Pimpin Nunukan, Laura Akan Lanjutkan Program Sebelumnya

TANJUNG SELOR – Jelang prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan terpilih tahun 2020 lalu, yang akan dilaksanakan Rabu 2 Juni 2021, besok, Hj. Asmin Laura Hafid dan Hanafiah (Amanah) melaksanakan gladi bersih pelantikan di aula gedung Gadis Pemprov Kaltara.

Usai gladi bersih, Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid memaparkan sebagai incumbent atau petahana, program yang akan dijalankan dari 2021-2024 tak banyak berubah.

Baca Juga: Jelang Pelantikan, Gubernur Pesan Bupati dan Wabup Nunukan Terpilih Bekerja untuk Kesejahteraan

“Pada prinsipnya pemerintahan di periode kedua ini kita melanjutkan program-program yang sebelumnya belum selesai di periode pertama,” ungkap Asmin Laura Hafid kepada benuanta.co.id, Selasa 1 Juni 2021.

Dia mengatakan, masih dalam suasana pandemi Covid-19, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo maka anggaran sebagian besar di refocusing untuk penanganan dan pencegahan Covid-19, serta pemulihan ekonomi.

Baca Juga :  Dokter Gigi Ingatkan Jaga Kebersihan dan Kesehatan Mulut saat Berpuasa

“Terkait dengan program dan sebagainya itu kita satu pintu dengan pemerintah pusat dalam pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19,” ujarnya.

Kabupaten Nunukan menjadi daerah berbatasan langsung dengan Negara Malaysia, tentu banyak tantangan yang terjadi. Namun pihaknya terbantukan dengan kehadiran Pemerintah Provinsi Kaltara bersama Korem 092 Maharajalila membentuk sebuah tim di perbatasan untuk penanganan Covid-19. “Terbentuk pada bulan April kemarin semua pihak memiliki tupoksi masing-masing,” bebernya.

Asmin Laura mengatakan jika tantangan dan pekerjaan rumah masih banyak terutama dengan sektor infrastruktur, sektor kesehatan dan pendidikan. Sampai pada periode petama kepemimpinannya yang berakhir pada 31 Mei 2021, dia mengakui masih banyak kekurangan.

Baca Juga :  Bakesbangpol Bakal Lakukan Seleksi Calon Paskibraka melalui Test CAT

“Kondisi geografis Kabupaten Nunukan yang luas sekali, sehingga perlu peningkatan dalam artian belum tercover 100 persen. Tapi progresnya ditiap tahunnya ada,” ucapnya.

Pasangan Amanah inipun berjanji dan komitmen terkait dengan perintah Undang-Undang untuk mengalokasikan APBD sebesar 20 persen untuk sektor pendidikan dan 10 persen pada sektor kesehatan.

Selain itu Pemkab Nunukan juga sejalan dengan program Pemprov Kaltara dan pusat sesuai kewenangan masing-masing. “InsyaAllah semuanya kita penuhi, sehingga Alhamdulillah Kabupaten Nunukan setiap tahunnya selalu mendapatkan WTP,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Nunukan Hanafiah menambahkan jika persiapan dari awal hingga sekarang tidak ada kendala. Bahkan apa yang dijalankan saat gladi bersih sesuai dengan protokol dan aturan tingkat atas. “Tidak ada masalah, jadi normal saja,” tutur Hanafiah.

Baca Juga :  Joned: Hubungan Bupati Nunukan dan Wakilnya Tetap Baik

Namun yang lebih prinsip adalah, dirinya adalah orang baru bergabung dengan dunia politik, sehingga dirinya harus bisa mengimbangi kerja Bupati. “Wakil Bupati itu tugasnya adalah bagaimana membantu tugas kepala daerah sesuai amanah Undang-Undang,” jelasnya.

Untuk diketahui partai politik pengusung pasangan Amanah saat berkompetisi pada Pilkada 2020, yakni Partai Hanura, PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, Gerindra dan Perindo serta partai pendukung yakni PKB dan Gelora. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *