NUNUKAN – Warga Desa Atap, Kecamatan Sembakung kembali mengalami banjir kiriman dari Malaysia. Banjir kiriman dari negara tetangga itu sudah berlangsung tiga hari, dan menyulitkan aktivitas warga.
“Saat ini kami hanya bisa melakukan aktivitas menggunakan perahu, karena kedalaman air bisa diperkirakan di atas dada orang dewasa,” kata Indah warga Kampung Tembelunu pada Selasa (13/4/2021).
Sementara itu, Ketua Siaga Bencana Sembakung, Abdullah mengatakan ketinggian air mencapai 4,27 cm. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan hari pertama yang mencapai 4,25 cm. “Untuk hari ini sekira pukul 12.18 Wita, ketinggian air mencapai 4,24 cm air perlahan surut,” ucapnya.
Banjir ini sering kali terjadi di wilayah Sembakung, terlebih banjir kiriman yang juga kerap menjadi permasalahan yang masih terus berlanjut hingga kini. “Saat ini air sudah surut dan warga tidak ada yang mengungsi,” tutupnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor : Nicky Saputra







