Karantina Pertanian Tarakan Fasilitasi 16,5 Ton Ekspor Buah ke Malaysia

NUNUKAN – Pejabat Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Nunukan akan ekspor 16,5 ton buah-buahan ke Malaysia. Buah-buahan asal Indonesia tersebut sangat diminati negara Malaysia.

Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Tarakan mencatat jenis buah-buahan yang gemar di ekspor ke negara Malaysia yakni buah mangga, naga, alpukat, manggis, salak dan jeruk nipis.

Seperti hari ini, Senin (1/3/2021) Karantina Pertanian Tarakan memfasilitasi ekspor 16,5 ton buah yang terdiri dari buah mangga 11.040 kg, buah naga 1.625 kg, alpukat 590 kg, dan jeruk nipis 2.250 kg dengan nilai ekonomis Rp 393.075.000

Baca Juga :  36 Paket Zakat Profesi Disalurkan di Pulau Sebatik Timur

Komoditas hortikultura yang di ekspor telah melalui serangkaian tindakan karantina pertanian untuk memastikan kesehatan dan sesuai dengan persyaratan teknis negara tujuan.

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan dinyatakan sehat lalu diterbitkan dokumen karantina berupa phytosanitary certificate, yang merupakan jaminan kesehatan buah-buahan tersebut dalam kondisi sehat, bebas dari hama dan penyakit.

Secara terpisah, Kepala Balai Karantina pertanian Tarakan Drh. Ahmad Alfaraby mengapresiasi semangat ekspor dari pengusaha Kalimantan Utara khususnya daerah Perbatasan Nunukan.

Baca Juga :  Konsulat RI Tawau Bantu Pembuatan SBPK bagi Anak Pekerja Migran Indonesia

Ahmad menjelaskan, prestasi ini tentu bukan semata hasil kerja Kementrian Pertanian melalui unit kerjanya saja. Hal tersebut merupakan kolaborasi pusat dengan daerah dan para pengusaha yang saling bersinergi untuk mengejar target peningkatan tiga kali lipat ekspor komoditas pertanian sesuai dengan program Gratieks.

“Dengan sinergisitas semua pihak, kita yakin target Gratieks di Kalimantan Utara dapat tercapai,” pungkas Ahmad Alfaraby.(*)

Baca Juga :  Sebanyak 118 WNI Akan Dideportasi dari Malaysia

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *