NUNUKAN – Ada 19 aset sarana pendidikan, yakni gedung sekolah yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan secara langsung oleh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Prasarana Pemukiman Wilayah Kaltara, Thamrin Husein ST.
Kedatangan Kasatker Pelaksana Prasarana Pemukiman Wilayah Kaltara dengan rombongan disambut hangat Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid di kediaman Bupati Nunukan.
Dalam kunjungan mereka itu tak lain untuk menyerahkan aset Barang Milik Negara (BMN) menjadi aset Kabupaten Nunukan.
Karena pembangunan yang dilaksanakan oleh Balai Prasarana Pemukiman Provinsi Kalimantan Utara meliputi MC 0 Peningkatan TPA Tanjung Harapan Kabupaten Nunukan, Rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana sekolah di kabupaten dan Monev PLBN Sebatik.
Sedangkan aset yang diserahkan di Kabupaten Nunukan di antaranya Sekolah Dasar (SD) Negeri 006 Lumbis Ogong, SD Negeri 001 Lumbis, SD Negeri 003 Lumbis, SD Negeri 001 Sebuku, SD Negeri 009 Krayan, SD Negeri 013 Kecamatan Nunukan, SD Negeri 001 Sebatik Barat, SD Negeri 001, Sebatik Tengah, SD Negeri 002 Sebatik Tengah, SD Negeri 001 Sebatik Utara, SDN negeri 001 Tulin Onsoi, SD Negeri 001 Simanggaris, SD Negeri 007 Tulin Onsoi, SD Negeri 02 Kecamatan Krayan Selatan, SMP Negeri Krayan Selatan, SD Negeri 12 Krayan, SD Negeri 02 Krayan, SD Negeri 014 Krayan, TPA Pulau sebatik. Dengan total keseluruhan anggaran Rp 56.836.594.800.
Thamrin Husein mengatakan, dengan adanya 19 aset tetap ini di Kabupaten Nunukan, terutama di bidang pendidikan, diharapkan masyarakat Nunukan dapat menimba ilmu tanpa harus keluar daerah dan meninggalkan kampung halaman nantinya.
“Kami serahkan aset ini untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, mudah-mudahan bisa membantu masyarakat di kecamatan, dan tidak lagi harus keluar kampung untuk menempuh pendidikan, cukup di kampung halaman,” kata Thamrin, Sabtu (30/1/2020).
Sementara itu, Bupati Laura mengatakan, dengan adanya aset ini tidak terlepas dari peran serta antar instansi. Untuk itu, kedepannya pemerintah daerah dan instansi terkait harus bersinergi dan melaksanakan tanggung jawab yang besar atas 19 aset ini.
“Alhamdulillah ini juga akan membantu di dunia pendidikan yang ada di wilayah terpencil dan jauh dari perkotaan, jadi kita harus bersinergi dan melaksanakan tanggung jawab yang baik,” tutupnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor : M. Yanudin







