NUNUKAN – Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga telah menutup objek wisata di Nunukan untuk menghindari penyebaran virus.
Di akhir pekan warga diimbau agar tidak bepergian pada libur Natal 2020 dan tahun baru 2021. Imbauan ini karena tingginya lonjakan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Nunukan.
Namun imbauan itu seperti tidak diindahkan oleh warga yang ternyata banyak pergi ke tempat wisata yang dikelola Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga. Seperti objek wisata Air Terjun yang ada di Binusan. Hingga pukul 17.00 Wita Jumat 1 Januari 2021 tadi, warga terus berdatangan. Meski gerbang masuk ke Air Terjun Binusan tertutup, namun warga nekat masuk melewati samping.
Saat dikonfirmasi, penjaga Tempat Wisata Air Terjun Binusan, Jami mengatakan, tempat Air Terjun Binusan yang dikelola oleh pemerintah ini sudah dilakukan penutupan dari beberapa bulan lalu hingga saat ini. Apalagi Air Terjun itu sudah ada baleho pemberitahuan, dan juga dilakukan pemagaran penutupan gerbang masuk.
“Tadi pagi kita sudah mengingatkan kepada masyarakat yang sedang berkunjung agar tidak mendatangi air terjun karena saat ini dilakukan penutupan sementara waktu, untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Jami kepada benuanta.co.id, Jumat (1/1/2021).
Namun meski sudah diingatkan, warga tetap nekat masuk ke Air Terjun dan tidak mengindahkan imbauan. “Ini saja makin sore makin banyak yang berkunjung dari pagi tadi. Diperkirakan hingga hari Ahad orang akan melakukan kunjungan,” jelasnya.
Melihat hal itu, Jami meminta bantuan kepada aparat terkait untuk ikut melakukan penertiban atau mengimbau agar masyarakat tidak melakukan kunjungan dalam mencegah penyebaran Covid-19.
“Kita berharap kepada masyarakat yang melakukan kunjungan ke tempat wisata Air Terjun Binusan gunakan masker, selalu jaga jarak, jangan berkerumunan dan patuhi protokol kesehatan,” imbuhnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin







