Usai Diberi Bimbingan dan Bantuan Alat, 45 IKM Diminta Berinovasi

NUNUKAN – Bimbingan teknis dalam rangka program penumbuhan dan pengembangan bagi Wira Usaha Baru (WUB) Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, yang digelar di Hotel Lenfin, ditutup Sabtu 14 November 2020.

Penutupan bimbingan teknis tersebut dihadiri Kepala Seksi Tata Usaha Direktorat IKM Kimia Sandang Kerajinan dan Indusri Aneka, Ditjen Ikma, Kementerian Perindustrian, Fajar dan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (DKUKMP) Kabupaten Nunukan, H. Abdul Karim, Anggota komisi enam DPR-RI secara virtual, dan beberapa pejabat lainnya.

Baca Juga :  Banyak Pajak Tertunggak Belum Terdata Tuntas di Nunukan

Ditakan Fajar, dalam rangka penumbuhan dan pengembangan wira usaha baru, Kementerian Perindustrian terus berupaya menggali potensi masyarakat agar dapat mengembangkan wira usahanya. Salah satunya seperti bimbingan yang diberikan ini yang berlangsung selama 4 hari, dan juga diberikan mesin peralatan, seperti mesin jahit, dan las.

“Kita selalu mendorong untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berwirausaha, dalam memajukan IKM, baik itu dari segi produk, sumber daya manusia dalam hal manajemen, agar bisa menjadi IKM yang berdaya saing sehingga mandiri,” kata Fajar.

Baca Juga :  Pria 55 Tahun di Nunukan Barat Ditemukan Gantung Diri di Kamar Mandi 

Lanjut dia, karena saat ini dunia usaha semakin kuat, sehingga para wirausahawan ini harus inovatif dan kreatif. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan SDM yang mampu menciptakan kesempatan kerja bagi diri mereka maupun orang lain.

“Mesin peralatan yang kami berikan ini, agar tetap dipergunakan dengan baik dan tidak untuk dipindahtangankan,” tegasnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (DKUKMP) Kabupaten Nunukan, H. Abdul Karim, dalam situasi pandemi covid-19 saat ini, tentu manfaat pelatihan ini tentu sangat baik sekali.

Baca Juga :  Wabup Nunukan Dukung Optimalisasi Kawasan Mangrove dan Gambut untuk Peningkatan PAD

“Manfaatkan pengetahuan yang sudah diterima dan kembangkan terus, dan terus berinovasi, dan alat yang diberikan harus dimaksimalkan penggunaannya. Manfaatkanlah untuk usaha sebaik-baiknya,” jelasnya.

Dia juga meminta, dari beberapa peserta harus bisa berkembangnya wira usaha yang baru di Nunukan, baik itu dari kafe, las dan mesin jahit, agar bisa membuat group untuk saling berkomunikasi. “Nunukan yang sangat kaya potensi, tinggal kita berinovasi dan berkreasi,” terangnya.(*)

 

Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *