NUNUKAN – Harapan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Nunukan agar Politeknik Nunukan segera berstatus negeri akhirnya terwujud. Ini setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 42 Tahun 2020 tertanggal 24 September 2020 tentang Pendirian, Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Negeri Nunukan.
Dengan peningkatan status Politeknik Nunukan yang awalnya merupakan PDD (Pendidikan Diluar Domisili ) Politeknik Negeri Samarinda menjadi Politeknik Negeri Nunukan, antara lain didasari oleh pertimbangan untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi, pemerataan pendidikan tinggi, dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Peningkatan status Politeknik Nunukan tersebut disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan. Secara khusus, Plt. Bupati Nunukan H. Faridil Murad, menyampaikan selamat dan mengapresiasi jajaran pimpinan Politeknik Nunukan yang selama ini begitu gigih dalam mengurus proses perubahan status tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya mengucapkan selamat kepada jajaran pimpinan, para dosen dan seluruh mahasiswa Politeknik Nunukan saat ini sudah berhasil menyandang status sebagai Politeknik Negeri. Saya menilai proses peningkatan status ini berlangsung cukup cepat, karena hanya butuh waktu 6 tahun. Ini tentu berkat kegigihan dan kerja keras dari seluruh jajaran manajemen Politeknik Nunukan dan seluruh stake holder yang terkait untuk melengkapi persyaratan yang ditentukan,” kata Faridil, Rabu (4/11/2020).
Selain itu, Faridil menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah merintis berdirinya Politeknik Nunukan sampai bisa menyandang status negeri seperti saat ini. Dia berharap agar peningkatan status tersebut diiringi oleh perbaikan kualitas perkuliahan dan tata kelola Politeknik Nunukan.
“Konsekuensi dari peningkatan status ini tentunya harus diimbangi dengan peningkatan kualitas perkuliahan dan tata kelola organisasinya. Sehingga keberadaan Politeknik Negeri Nunukan benar – benar memberi manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Untuk diketahui, Politeknik Nunukan diresmikan pada awal Oktober 2014 oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Joko Susilo. Politeknik Nunukan yang berada di Jalan Limau, Nunukan Selatan itu membuka 4 jurusan. Yaitu Program Studi Alat Berat, Administrasi Bisnis, Teknik Perikanan dan Teknik Tata Kota. Jumlah mahasiswa pada angkatan pertama sebanyak 258 mahasiswa dan terus berkembang hingga sekarang. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin







