BMKG Perkirakan Cuaca Terik di Nunukan Berlangsung hingga Pertengahan April 

benuanta.co.id, NUNUKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nunukan memperkirakan cuaca terik yang dirasakan masyarakat dalam beberapa hari terakhir terjadi hingga awal pertengahan April 2026.

Kepala BMKG Nunukan, William Sinaga, mengungkapkan kondisi panas ini terjadi akibat minimnya uap air di atmosfer sehingga menghambat pembentukan awan.

“Kurangnya uap air di lapisan udara menyebabkan awan sulit terbentuk, sehingga sinar matahari langsung mencapai permukaan dan membuat suhu terasa lebih panas,” ungkap William.

Ia menambahkan, secara umum kondisi ENSO (El Niño Southern Oscillation) saat ini berada pada status netral. Namun demikian, terdapat faktor lain yang turut memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Utara.

“Penguatan monsun Australia yang membawa massa udara kering menjadi salah satu penyebab utama. Selain itu, suhu muka laut di perairan Kalimantan Utara juga tidak cukup hangat untuk mendukung pembentukan awan hujan,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, peningkatan kecepatan angin juga berperan dalam menghambat pertumbuhan awan konvektif, yaitu awan yang berpotensi menimbulkan hujan.

Faktor lain yang turut berkontribusi adalah fenomena kulminasi atau posisi semu harian matahari yang tepat berada di atas wilayah pengamat. Di Nunukan, fenomena ini mencapai puncaknya pada 31 Maret 2026 sekitar pukul 12.13 Wita.

“Pada saat kulminasi, penyinaran matahari terjadi secara maksimal sehingga suhu udara meningkat dan terasa lebih terik,” tambah William.

BMKG memprakirakan kondisi cuaca cerah dan panas ini masih akan berlangsung hingga pertengahan April 2026. Meski demikian, potensi hujan ringan masih tetap ada di beberapa wilayah.

Sehingga pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh, menghindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama, serta memastikan kecukupan cairan selama beraktivitas di luar ruangan. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *