benuanta.co.id, NUNUKAN – Arus balik Lebaran dari Nunukan menuju Tawau mulai mengalami lonjakan signifikan pasca perayaan Idulfitri 1447 H. Ribuan pekerja migran Indonesia (PMI) yang sebelumnya mudik kini kembali ke Malaysia untuk melanjutkan aktivitas kerja.
Pantauan di pelabuhan internasional Nunukan menunjukkan antrean panjang calon penumpang sejak pagi hari. Kapal-kapal feri yang melayani rute Nunukan–Tawau dilaporkan beroperasi dengan kapasitas hampir penuh dalam beberapa hari terakhir.
Kepala otoritas pelabuhan KSOP Nunukan Ahmad Kosasi menyebutkan bahwa peningkatan arus balik sudah terlihat sejak H+2 Lebaran dan diperkirakan mencapai puncaknya pada H+5 hingga H+7.
“Mayoritas penumpang merupakan PMI yang bekerja di sektor perkebunan dan jasa di wilayah Sabah,” ungkap Ahmad pada Selasa, (24/03/26).
Menurutnya, untuk mengantisipasi kepadatan, pihak pelabuhan bersama instansi terkait telah menambah frekuensi keberangkatan kapal serta memperkuat layanan pemeriksaan dokumen. Petugas Imigrasi Indonesia juga meningkatkan pengawasan guna memastikan seluruh penumpang memiliki dokumen perjalanan yang sah.
Sementara itu, otoritas di Tawau turut bersiaga menyambut lonjakan kedatangan penumpang. Pemeriksaan kesehatan dan keimigrasian dilakukan secara ketat namun tetap mengedepankan kelancaran arus masuk.
Sejumlah pemudik mengaku memilih kembali lebih awal untuk menghindari kepadatan yang lebih tinggi di hari-hari mendatang.
“Kalau terlalu mepet, biasanya tiket sulit didapat dan antrean lebih panjang,” kata salah satu penumpang bernama Zulkifli.
Pemerintah daerah Nunukan mengimbau para pelaku perjalanan agar merencanakan keberangkatan dengan baik, memastikan tiket sudah dipesan sebelumnya, serta mematuhi aturan yang berlaku di kedua negara.
Dengan meningkatnya arus balik ini, koordinasi antara Indonesia dan Malaysia terus diperkuat guna menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan penumpang di jalur perbatasan internasional tersebut. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







