benuanta.co.id, NUNUKAN– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan, Kalimantan Utara, resmi membuka layanan kunjungan atau besukan bagi warga binaan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk pemenuhan hak warga binaan untuk tetap menjalin silaturahmi dengan keluarga di momen hari besar keagamaan.
Kepala Lapas Nunukan, Puang Dirham menyampaikan, layanan besukan dibuka secara terbatas dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban. Jadwal kunjungan diatur dalam beberapa sesi guna menghindari penumpukan pengunjung serta memastikan seluruh proses berjalan tertib.
“Momentum Idulfitri adalah waktu yang sangat penting bagi warga binaan untuk bertemu keluarga. Oleh karena itu, kami memberikan kesempatan dengan pengaturan yang telah disesuaikan,” ujarnya.
Pengunjung diwajibkan mematuhi sejumlah ketentuan, seperti membawa identitas diri, mengikuti pemeriksaan keamanan, serta mematuhi batasan jumlah barang bawaan. Selain itu, pihak lapas juga mengimbau agar keluarga tidak membawa barang terlarang demi menjaga keamanan bersama.
Puang mengatakan, untuk mendukung kelancaran layanan, petugas lapas telah disiagakan secara maksimal selama periode libur Lebaran. Area kunjungan juga ditata agar tetap nyaman bagi warga binaan dan keluarga yang datang.
Layanan besukan ini mendapat sambutan positif dari keluarga warga binaan. Banyak di antara mereka yang mengaku bersyukur dapat bertemu langsung dengan kerabatnya di momen Idul Fitri, meskipun dalam keterbatasan.
“Dengan dibukanya layanan ini, diharapkan dapat memberikan dukungan moral bagi warga binaan serta memperkuat hubungan kekeluargaan yang menjadi bagian penting dalam proses pembinaan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







