Jemaah Salat Idulfitri 1447 H Diingatkan Tidak Tinggalkan Sampah Kardus di Masjid

benuanta.co.id, NUNUKAN – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola sampah di masjid.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Nunukan, Muhammad Irfan Akmad, mengatakan masih banyak jamaah meninggalkan kardus atau kertas yang digunakan sebagai alas salat setelah selesai beribadah.

Baca Juga :  Puncak Arus Mudik Nunukan Alami Penurunan dari Tahun Lalu

“Selama ini kami sering menemukan sampah kardus atau kertas di masjid yang digunakan sebagai alas salat kemudian ditinggalkan begitu saja. Hal ini sebenarnya bisa dihindari dengan membawa tikar atau alas salat yang bisa dipakai ulang,” ujar Muhammad Irfan, Selasa (17/3/2026).

Menurut Irfan, kebiasaan meninggalkan sampah di masjid tidak hanya mencemari lingkungan, tapi juga menambah beban petugas kebersihan.

Baca Juga :  Volume Sampah Kemasan Makanan Meningkat Selama Ramadan

Ia berharap jamaah dapat lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan alas salat yang bisa dipakai Kembali, setelah selesai salat, sampah tidak ditinggalkan, sehingga masjid tetap bersih dan nyaman untuk ibadah,” tambahnya.

DLH Nunukan menegaskan, pengelolaan sampah yang baik dimulai dari kesadaran setiap individu, termasuk saat beribadah di tempat umum. (*)

Baca Juga :  47 Personel Satpol PP Nunukan Terjun Langsung Amankan 5 Titik Pos Terpadu Operasi Kayan

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *