benuanta.co.id, NUNUKAN– Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut selama berpuasa, Dokter Gigi HISIP melaksanakan kegiatan sosialisasi kesehatan gigi kepada masyarakat, Selasa (10/3/2026).
Tim PKRS RSUD Nunukan, Thalib menyampaikan, kegiatan sosialisasi kesehatan seperti ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif rumah sakit dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.
“Kegiatan edukasi kesehatan kepada masyarakat sangat penting dilakukan secara berkelanjutan. Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat lebih memahami cara menjaga kesehatan gigi selama menjalankan ibadah puasa,” ujar Thalib.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Nunukan, dr. Andi Bau Tune Mangkau mengatakan, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut selama menjalankan ibadah puasa, mengingat perubahan pola makan selama Ramadan sering kali mempengaruhi kondisi kesehatan gigi.
Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui waktu yang tepat untuk menyikat gigi serta menjaga kebersihan rongga mulut agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan gigi seperti gigi berlubang, radang gusi, maupun bau mulut.
“Selama bulan Ramadan, pola makan masyarakat berubah. Oleh karena itu kebersihan gigi dan mulut harus lebih diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah kesehatan seperti bau mulut maupun gigi berlubang,” jelasnya.
Selain memberikan materi edukasi, kegiatan ini juga membuka sesi tanya jawab sehingga masyarakat dapat berkonsultasi langsung mengenai permasalahan kesehatan gigi yang mereka alami.
ia juga memberikan apresiasi atas kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan tersebut. Menurutnya, kegiatan edukasi kesehatan kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk pelayanan rumah sakit yang tidak hanya berfokus pada pengobatan tetapi juga pencegahan penyakit.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi kesehatan gigi yang dilakukan oleh dokter gigi bersama tim PKRS. Edukasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut, khususnya selama bulan Ramadan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, RSUD Nunukan terus mendorong tenaga kesehatan untuk aktif melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit.
“Rumah sakit tidak hanya hadir ketika masyarakat sakit, tetapi juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi agar masyarakat dapat mencegah penyakit sejak dini,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi kesehatan seperti ini juga menjadi sarana mendekatkan pelayanan rumah sakit kepada masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan sosialisasi ini masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan gigi merupakan bagian penting dari menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menegaskan, RSUD Nunukan akan terus mendukung berbagai kegiatan promosi kesehatan yang dilakukan oleh tenaga medis dan tim PKRS.
“Ke depan kami akan terus memperkuat kegiatan promotif dan preventif seperti ini, karena edukasi kesehatan kepada masyarakat merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Nunukan,” pungkasnya.(*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







