NUNUKAN – Operasi tertib masker terus digalakkan di Nunukan. Sanksi sosial diberikan pada para pelanggar yang kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak menguntungkan masker.
Tim gabungan dari Satpol-PP, Polri-TNI hari ini, Kamis 15 Oktober 2020, melakukan razia masker terhadap masyarakat yang berpergian dari rumah tidak menggunakan masker, yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Nunukan. Bener saja, masih banyak masyarakat ditemukan tidak menggunakan masker.

Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol-PP Kabupaten Nunukan, Ahmada Mulyadi mengatakan, masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, salah satunya penggunaan masker ketika berpergian. Mereka masih lalai dengan berbagai alasan yang disampaikan kepada petugas saat ditanyakan kenapa tidak menggunakan masker. Seperti tidak memiliki masker, lupa dipakai dan lainnya.
“Dari pemerintah dan bekerjasama dengan kepolisian dan TNI, sering membagi-bagikan masker di setiap sudut di wilayah Nunukan. Saya rasa dari sosialisasi kita dari gabungan dengan tim Gugus Covid-19 itu sudah maksimal. Namun dari kesadaran masyarakat saja yang belum,” kata Ahmada Mulyadi, kepada benuanta.co.id, Kamis (15/10/2020).
Lanjut dia, bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan diberikan hukuman betuk sosial, seperti menyapu di fasilitas umum, maupun pembacaan Pancasila.

“Ternyata sebagian masyarakat ada yang tidak menghafal Pancasila, sedangkan Pancasila ini kedaulatan kita, apa lagi kita di wilayah perbatasan. Hampir setiap kali kami melakukan razia itu ada saja kami menemukan orang yang tidak menghafal Pancasila, baik itu yang masih sekolah, maupun yang sudah lulus sekolah,” ujarnya.
Selain itu, KBO Bimas Polres Nunukan, Ipda Agos mengatakan, ini juga sebagai bentuk pembinaan kepada masyarakat, baik itu umum maupun pelajar yang berada di tempat-tempat umum yang kedepatan melanggar protokol kesehatan. “Kami juga memberikan sanksi sosial, seperti teguran, push-ap, memungut sampah, dan lainnya,” jelasnya.
Dengan adanya razia masker ini, diharapkan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nunukan tidak bertambah, dan masyarakatnya semakin patuh protokol kesehatan. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin







