HUT Kabupaten Nunukan Ke-21, H. Hafid: Pembangunan Berjalan Cukup Bagus

NUNUKAN – Saat ini Kabupaten Nunukan genap berusia 21 tahun, dan memiliki sejarah cukup panjang, baik dari awal berdiri hingga saat ini. Kabupaten Nunukan berdiri pada tanggal 12 Oktober 1999, berdasarkan Undang-Undang Nomor 47 Tahun 1999.

Setelah dimekarkan, saat itu Kabupaten Nunukan yang dipimpin Drs. Bustaman Arham tahun 1999, selanjutnya berdasarkan hasil pemilihan kepala daerah, terpilihnya H. Abdul Hafid Ahmad dengan Drs. Kasmir Foret, M.M, pada tahun 2001, keduanya memimpin dua periode yang berakhir pada tahun 2011.

Pergantian Bupati pun kembali terjadi pada tahun 2011, yang dipimpin oleh Drs. H. Basri, M.Si. dengan Hj. Asmah Gani hingga 2016. Hinggap saat ini yang mempin kabupaten Nunukan adalah Hj. Asmin Laura Hafid, S.E., M.M dan Ir. H. Faridil Murad, S.E., M.T.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok di Sebatik Naik, Imbas Tingginya Nilai Tukar Ringgit Malaysia

Dalam sejarah terbentuknya Kabupaten Nunukan, tidak boleh melupakan jasa Bupati Bulungan Kolonel R.A Bessing yang memperjuangkan pemekaran Kabupaten Nunukan.

Dikatakan mantan Bupati Nunukan pertama, H. Abdul Hafid Ahmad, saat ini Kabupaten Nunukan telah memasuki 21 tahun berdirinya semenjak dimekarkan. Dia melihat pembangunan sangat bagus sekali. Walaupun sentralisasi bukan lagi otonomi, pembangunan tetap berjalan.

“Ada masyarakat pertanyakan pembangunan di Nunukan, tetapi dibangun di wilayah perbatasan. Salah satunya di Krayan, Lumbis dan Sebatik yang jauh tertinggal dengan tingkat sosial ekonomi, itu yang kita bangun, memang tidak dibangun di Nunukan,” kata H. Hafid kepada benuanta.co.id, Selasa (13/10/2020).

Baca Juga :  36 Paket Zakat Profesi Disalurkan di Pulau Sebatik Timur

Saat ditanyakan kemajuan sisi ekonomi di Kabupaten Nunukan, H. Hafid mengatakan bahwa saat ini sudah dua bulan memasuki resesi. Dia juga berharap jika membeli barang kebutuhan 9 pokok itu ada selalu, tapi untuk yang berlebihan jangan dulu, karena ini merupakan dampak dari wabah covid-19.

“Banyak program tahun 2020, namun begitu datang surat edaran dari pusat, bahwa pergeseran anggara dalam penanganan covid-19, yang mana saat ini pemerintah tengah fokus dengan penanganan Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Nunukan Hj. Rahma Leppa Hafid mengatakan, 21 tahun usia, Kabupaten Nunukan akan menjadi lebih baik, sehingga perlunya kerja sama semua pihak untuk mempercepat pembangunan. Sebagai generasi penerus, Ia mengajak semua agar menjadikan sejarah sebagai sebuah untaian peristiwa penuh makna dan hikmah kehidupan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Nunukan selama ini.

Baca Juga :  Dokter Gigi Ingatkan Jaga Kebersihan dan Kesehatan Mulut saat Berpuasa

“Kita bisa memetik pembelajaran setiap generasi kepemimpinan yang memiliki warna dan dinamika tersendiri. Sesuai era dan zamannya. Maka, kepada pendahulu dan para pendiri Kabupaten Nunukan, saya sampaikan terima kasih atas jasa dan pengabdian terbaik kepada Kabupaten Nunukan,” ujarnya. (*)

 

Reporter Darmawan
Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *