Jaga Kestabilan Harga Rumput Laut, Pemkab Nunukan Terapkan Sistem SRG

benuanta.co.id, NUNUKAN – Menjaga kestabilan harga rumput laut sekaligus meningkatkan kualitas produk yang dipasarkan ke luar daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali akan memfungsikan Sistem Resi Gudang (SRG) di Mansapa untuk menampung hasil produksi rumput laut petani.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Nunukan, Mukhtar, mengatakan SRG akan menampung hasil panen petani dan dijual melalui mitra perusahaan sesuai standar yang ditetapkan.

Baca Juga :  Jemaah Salat Idulfitri 1447 H Diingatkan Tidak Tinggalkan Sampah Kardus di Masjid

Menurutnya, dengan sistem tersebut, pembudidaya akan terus memproduksi karena hasil panen dijamin terserap dengan harga yang standar.

“Karena harga sudah standar, karena SRG itu petani menitipkan barangnya, nanti pengelola yang menjual ke mitra. Jadi sudah dicek tingkat kekeringan dan kotorannya, sehingga barang yang masuk harus sesuai standar untuk menjaga kualitas,” kata Mukhtar, pada Rabu (7/1/2026).

Baca Juga :  DLH Nunukan Maksimalkan Fungsi Ruang Terbuka Hijau

Mukhtar menjelaskan, selama ini rumput laut asal Nunukan dijual dengan kualitas yang bervariasi, bahkan kadar kekeringannya ada yang melebihi 38 persen. Hal tersebut menyebabkan harga tidak stabil karena banyak produk tidak memenuhi standar pabrik pengolahan.

“Yang jadi masalah itu karena tidak standar, akhirnya ditolak. Makanya di resi gudang itu setelah barang keluar ada sertifikasinya bahwa barang tersebut sudah sesuai standar,” ujarnya.

Baca Juga :  Produksi Pangan Lokal dan Kampung Hortikultura di Nunukan Belum Optimal

Ia menilai, penerapan SRG menjadi salah satu solusi untuk menstabilkan harga rumput laut di Kabupaten Nunukan. Komoditas ini menjadi penggerak ekonomi masyarakat dengan produksi mencapai sekitar 5.000 ton rumput laut kering per bulan. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *