Pemkab Nunukan Apresiasi Sosialisasi Batas Negara Indonesia–Malaysia 2025 Bersama Mabes TNI

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Batas Negara Hasil Kesepakatan Indonesia–Malaysia Tahun 2025 yang digelar bersama Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI), Kamis (24/7/2025).

Mewakili Bupati Nunukan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Abdul Munir, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momen penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat tentang batas negara yang selama ini masih menjadi polemik, khususnya di wilayah perbatasan.

Abdul Munir menegaskan bahwa batas negara adalah salah satu unsur esensial bagi keberadaan sebuah negara. Mengacu pada Konvensi Montevideo tahun 1933 tentang Hak dan Kewajiban Negara-Negara, terdapat empat elemen dasar yang harus dimiliki sebuah negara, yakni penduduk, wilayah, pemerintahan, dan kedaulatan.

Baca Juga :  Volume Sampah di Nunukan Melonjak Jadi 26 Ton per Hari saat Momen Idulfitri

“Dengan dimilikinya keempat elemen dasar tersebut, maka suatu negara dapat diakui sebagai entitas berdaulat oleh komunitas internasional,” kata Abdul Munir.

Munir juga mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas capaian besar dalam penyelesaian sejumlah wilayah batas negara yang selama ini berstatus Outstanding Boundary Problem (OBP). Beberapa titik yang sebelumnya masuk dalam kategori “abu-abu” kini telah mendapatkan kejelasan melalui kesepakatan batas wilayah antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran Tawau–Nunukan Memuncak, Ribuan PMI Kembali ke Malaysia

“Ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah-wilayah perbatasan yang selama ini hidup dalam ketidakpastian. Kejelasan batas ini memberikan kepastian dalam aspek administrasi, penegakan hukum, pembangunan, dan berbagai sektor lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Munir berharap sosialisasi ini dapat menjadi sarana untuk menghapus ketidaktahuan dan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman kolektif mengenai batas wilayah negara.

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran, Ratusan Penumpang Padati Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan

“Harapan kami, dengan telah diselesaikannya persoalan batas wilayah pada beberapa segmen tersebut, akan muncul dampak ikutan dan efek domino yang positif, yakni terwujudnya wilayah perbatasan yang semakin maju, tertib, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” tutup Munir. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *