Keceriaan Warnai Hari Pertama Sekolah di SDN 005 Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN– Hari pertama masuk sekolah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 005 Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), dibalut semangat antusias dari para murid, guru, dan orang tua menyambut awal tahun ajaran baru, Senin (14/7/2025).

Berdasarkan pantauan benuanta.co.id, di beberapa sekolah dasar para orang tua turut mengantar anak-anak mereka ke sekolah. Banyak di antaranya mendampingi anak-anak saat mereka mulai mengenal lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, ruang guru, hingga ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Baca Juga :  36 Paket Zakat Profesi Disalurkan di Pulau Sebatik Timur

Maryati, orang tua Arsi Maulia Zahra yang baru memasuki jenjang sekolah dasar mengaku masih mendampingi putrinya karena masa pengenalan sekolah masih berlangsung.

“Saya sebagai ibu mengantar anak saya, mungkin dua hari pertama saja. Setelah itu baru ditinggal, karena sekarang belum tahu jam pulangnya. Kalau sudah tahu, nanti bisa dijemput saat pulang,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Linda, orang tua dari Indra, siswa kelas 2. Meskipun anaknya sudah berpengalaman di sekolah, ia tetap memilih untuk mengantar di hari pertama.

Baca Juga :  Kolaborasi BPBD dan PMI Tangani Bencana Banjir di Nunukan

“Hari ini saja saya antar, besok sudah tidak lagi. Cukup diantar sampai sekolah, lalu ditinggal. Pulangnya baru dijemput,” kata Linda.

Sementara itu, Kepala SDN 005 Nunukan, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa jumlah pendaftar pada masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mencapai sekitar 135 orang. Namun, sekolah hanya mampu menampung 112 siswa baru sesuai kapasitas ruang belajar.

“Kami memiliki empat ruang belajar, masing-masing diisi maksimal 28 siswa per kelas,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau kerja sama antara orang tua dan guru demi mendukung proses pendidikan yang maksimal. Pihak sekolah memberi kesempatan bagi orang tua untuk mendampingi anak selama 2 hingga 3 hari pertama, baik di dalam kelas maupun dari luar jendela. Setelah itu, pendampingan hanya diperbolehkan dari luar pagar sekolah agar kegiatan belajar mengajar tetap kondusif.

Baca Juga :  Pasien Rujuk ke Luar Nunukan Diklaim Menurun

“Kami berharap orang tua bisa bekerja sama dengan guru untuk mewujudkan visi dan misi sekolah,” tutup Abdul Wahid. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *