Raih Beasiswa Gema Cita, 30 Anak CLC Sabah Siap Lanjutkan Pendidikan ke SLTA di Kaltara

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 754 dari total 1.500 lulusan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) dan Community Learning Center (CLC) berhasil meraih Beasiswa Gema Cita. Dari jumlah tersebut, 30 siswa CLC di wilayah Sabah, Malaysia, terpilih untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Indonesia.

Beasiswa Gema Cita merupakan kolaborasi antara program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan dukungan dari Yayasan untuk Anak-Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sabah. Program ini memberikan kesempatan kepada anak-anak WNI di Malaysia untuk melanjutkan pendidikan formal di Indonesia.

Konsul Republik Indonesia di Tawau, Aris Heru Utomo, menyampaikan harapan besarnya kepada para siswa penerima beasiswa.

Baca Juga :  Panitia Mukab Kadin Nunukan Resmi Terbentuk, Persiapkan Pemilihan Ketua Baru

“Mereka ini siswa-siswa terpilih yang mendapatkan kesempatan untuk belajar ke jenjang yang lebih tinggi. Pergunakan beasiswa ini untuk belajar sungguh-sungguh dan raih prestasi setinggi mungkin,” ujarnya saat memberikan pengarahan kepada para siswa, Senin (7/7/2025).

Aris juga berpesan agar para siswa memanfaatkan bekal pengetahuan dari pembekalan empat hari di SIKK, yang diharapkan dapat membantu mereka menghindari gegar budaya dan rasa rindu kampung halaman. Ia meyakini, kearifan lokal masyarakat Kaltara memiliki kemiripan dengan budaya Sabah, sehingga proses adaptasi akan lebih mudah dijalani.

Lebih lanjut, ia mendorong para siswa untuk bercita-cita tinggi dan menanamkan mimpi besar sejak dini. “Ingin jadi presiden, dokter, astronot, atau pengusaha sukses? Semua itu bisa dicapai dengan kerja keras, strategi, dan langkah yang terencana,” tegasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya berpartisipasi aktif dalam organisasi seperti OSIS dan Paskibra untuk melatih jiwa kepemimpinan.

Baca Juga :  Jemaah Salat Idulfitri 1447 H Diingatkan Tidak Tinggalkan Sampah Kardus di Masjid

Dalam laporannya, guru pendamping Syamsul Adil menyebutkan bahwa sejak diluncurkan pada 2013, program ini telah mengantarkan 4.036 siswa CLC untuk melanjutkan pendidikan ke 11 provinsi di Indonesia. Tahun ini, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditambahkan sebagai provinsi tujuan ke-12. Untuk penempatan di Kaltara, 31 siswa terbagi ke dalam empat sekolah, yakni 5 siswa ke SMA ST Gabriel Nunukan, 5 siswa ke SMK Negeri 1 Nunukan, 10 siswa ke SMK Negeri 1 Sebatik Barat dan 11 siswa ke SMK Mutiara Bangsa di Sebatik.

Baca Juga :  Produksi Pangan Lokal dan Kampung Hortikultura di Nunukan Belum Optimal

Rombongan siswa dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tawau menuju Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pukul 13.00 waktu setempat. Setibanya di Indonesia, mereka akan dijemput oleh perwakilan sekolah masing-masing.

Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan para mitra dalam memastikan akses pendidikan menengah bagi anak-anak WNI di luar negeri, khususnya di wilayah Sabah yang memiliki populasi besar pekerja migran asal Indonesia. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *