benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Nunukan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 26 miliar untuk mengoptimalkan pembangunan infrastruktur saluran dan tampungan air. Dari anggaran puluhan miliar tersebut nantinya terdapat 46 paket pengerjaan.
Kepala Bidang Sumber Daya (SDA) DPUPR Kabupaten Nunukan, Sainuddin mengatakan, detail pengerjaan dari anggaran yang telah dialokasikan ini guna pemeliharaan dan peningkatan tampungan air. Di antaranya yang berada di embung dan waduk. Pemeliharaan ini juga sebagai bentuk pengendali banjir saat cuaca penghujan.
“Anggran itu ada Rp 26 miliar, dengan 46 paket kegiatan,” kata Sainuddin, Jumat (4/10/2024).
Dilanjutkannya, pengerjaan saat ini juga sudah mencapai 40 persen. Seperti pengerukan sendimen dan penambahan luasan embung dan waduk. Pihaknya juga melakukan pemeliharaan pada tanggul di siring sungai saluran pembuangan, pembuatan bronjong, drainase maupun check dam.
“Pengerjaan saat ini sudah mencapai 40 persen. Dan ditargetkan 100 persen di bulan November atau Desember 2024. Sedangkan pengerjaan sudah dimulai pada bulan Agustus,” pungkasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Endah Agustina/Yogi Wibawa







