Malinau – Sejumlah wartawan yang bertugas di Kabupaten Malinau menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama di puskesmas Malinau Kota, Kamis (15/4).
Kepala Dinkes Malinau Dr. John Felix Rundupadang mengatakan, wartawan termasuk golongan rentan terpapar covid-19 harus mendapatkan vaksinasi mengingat tugas yang dijalankan oleh para wartawan selama ini mengharuskan mereka bertemu dengan banyak orang, sehingga harus dilindungi dengan vaksin.
“Selama ini tugas seorang jurnalistik banyak memberikan informasi dan edukasi seputaran covid-19. Apalagi dalam lingkup kerjanya, mereka selalu bertemu dengan sejumlah narasumber dengan berbagai kalangan,” kata John.
“Sehingga Jurnalistik juga harus divaksinasi untuk melindungi diri mereka, agar selalu aman selama menjalankan tugas,” kata John.
Tak hanya Jurnalistik saja, dalam kegiatan vaksinasi yang telah berjalan di Malinau, John mengungkapkan baru menyiapkan vaksinasi untuk golongan lansia.
“Masyarakat umum belum selain Lansia, karena kita melihat jumlah stok terbatas dari vaksin yang kita miliki,” ujarnya.
Salah seorang wartawan bernama Osarade yang ditemui oleh media benuanta.co.id. mengaku merasa ngantuk dan nyeri pada bagian suntikan vaksin yang memang merupakan efek dari vaksinasi tahap pertama.
“Sebelumnya memang sudah diingatkan oleh dokternya, kalau biasanya gejala awalnya itu ialah ngantuk dan nyeri pada bekas suntikan. Namun, sebenarnya hal itu wajar dan tidak membahayakan, bahkan kondisi tubuh saya jauh lebih sehat setelah menjalani vaksinasi,” kata Osarade.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







