MALINAU – Kepolisian Resor (Polres) Malinau menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Bina Kusuma Kayan 2021. Kegiatan ini berlangsung di Rupatama Polres Malinau.
Dengan mengikuti protokol kesehatan, Latpraops tersebut dibuka oleh Kabag Ops Polres Malinau Kompol William W Sitorus SIK dihadiri Kasat Binmas Ipda Ashuri S.Ip Kanit Binmas dan para Personel yang tersprin dalam kegiatan OPS Bina Kusuma Kayan 2021.
Kapolres Malinau AKBP Agus Nugraha SIK SH MH melalui Kompol Wiliam W Sitorus SIK menyampaikan, pada saat Operasi Bina Kusuma Kayan 2021 yang digelar nantinya, bertujuan untuk menjaga situasi kamtibmas di Kab Malinau agar tetap aman dan kondusif.
“Pada pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Kayan 2021 Polres Malinau membagi dalam beberapa Satgas mencakup dari Satgas Deteksi Dini yang dikoordinasikan Satuan Intelkam, Satgas Preemtif dikoordinasikan Satuan Binmas, Satgas Preventif dikoordinasikan Satuan Samapta, Satgas Penegakkan Hukum dikoordinasikan Satuan Reskrim, dan Satgas Bantuan Operasional dikoordinasikan Subbag Humas Bag Ops Polres Malinau dan Propam Polres Malinau,” katanya William.
Tak hanya itu saja Kabag Ops menjelaskan, fokus kegiatan Operasi Bina Kusuma Kayan 2021 ini meliputi pencegahan kelakuan preman dan aksi premanisme, pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, dan pencegahan dan penegakan hukum atas tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), agar Malinai tetap aman dan menjadi Kab Malinau yang “Zero Kriminal”.
“Pencegahan dan penanganan perkelahian antar kelompok masyarakat, pemberantasan penyakit masyarakat, penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta gangguan Kamtibmas lainnya,” jelasnya lagi.
“Dengan situasi yang kondusif ini, aktivitas warga selalu terlaksana dalam kondisi aman dan damai yang tentunya tak lupa memohon perlindungan Tuhan YME semoga kita semua terhindar dari Covid-19,” pungkas Kabag Ops menambahkan.
Tidak hanya selama masa pandemik covid19 saja, selama menjalankan tugas untuk mengamankan wilayah kabupaten Malinau, jajaran Polres Malinau selalu mengutamakan upaya pencegahan tindak kriminalitas dengan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta melakukan pendekatan persuasif dalam membimbing masyarakat.
“Ini merupakan bagian dari langkah pencegahan kita dan bimbingan kepada masyarakat agar tidak berbuat tindak kriminal, karena pencegahan ini baik sebelum masyarakat menyesal harus menanggung perbuatan kriminalnya,” tutupnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







