Satgas Covid-19 Malinau Pulangkan 10 Pasien Sembuh

MALINAU – Sempat mengalami peningkatan pasien terkonfirasi positif covid-19, namun kurang dari 24 jam Satgas Covid-19 Kabupaten Malinau, kembali mengalami penurunan jumlah pasien positif.

Saat ditemui, Kepala Dinas Kesehatan, Dr. John Felix Rundupadang mengatakan, penurunan jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 terjadi pada hari ini. Saat ini 20 pasien terawat dinyatakan sembuh dan diizinkan untuk meninggalkan karantina.

“Kemarin memang sempat meningkat setelah kita menerima pasien baru. Tapi hari ini kembali turun lagi setelah kita memulangkan 10 pasien yang sudah dinyatakan sembuh,” kata Dr. John.

Dengan sembuhnya 10 pasien terkonfirmasi covid-19, maka saat ini jumlah pasien terawat di Malinau berjumlah 46, yang sebelumnya merawat 56 pasien.

“Kemarin jumlah pasien kita ada 56 orang, dan tepat hari ini turun menjadi 46. Kita harap tentunya penurunan pasien terkonfirmasi bisa turun terus, agar kita bisa segera kembali ke zona hijau,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, 24 dari 52 pasien rawat dinyatakan sembuh oleh tim Satgas covid-19 Malinau. Namun kabar menggemberikan itu hanya bertahan 48 jam saja. Pasalnya usai melepas 24 pasien yang dinyatakan sembuh dari covid-19, Tim Satgas Covid-19 Malinau langsung kembali menerima 29 pasien baru terkonfirmasi covid-19 yang membuat jumlah pasien terawat menjadi 56 pasien.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malinau, Dr. John Felix Rundupadang mengatakan, pihaknya menerima penambahan jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 klaster luar daerah pada 3 Januari 2021 lalu.

“Sempat turun memang, tapi kemarin naik lagi dan jumlahnya lumayan banyak, dari 40 orang yang datang usai keluar daerah, ternyata 29 dinyatakan reaktif covid-19,” kata pria yang akrab disapa Dr. John.

Dr. John juga mengungkapkan, 29 pasien baru itu merupakan rombongan keagamaan yang pada bulan Desember 2020 lalu berangkat keluar negeri untuk melakukan perjalanan spritual.

“Waktu berangkat ke Yerussalem, semua kita periksa dan semuannya aman dari covid-19. Sehingga rombongan diizinkan untuk berangkat,” ujarnya.

Meski dinyatakan sehat dan bebas dari kontaminasi covid-19 sesaat sebelum berangkat ke Yerussalem, akan tetapi, 29 dari 40 orang yang berangkat itu, langsung dinyatakan reaktif paparan covid-19 sSetelah melakukan tes swab sebanyak 2 kali.

“Asal mula terpaparnya kita belum tahu karena waktu di Yerussalem semuanya baik-baik saja. Namun setelah diperiksa di Tarakan dan di Malinau, 29 orang itu masih reaktif. Sehingga mereka pun kita isolasi untuk menjalani perawatan” imbuhnya.

Dengan bertambahnya pasien terkonfirmasi covid-19 di Malinau, Dr. John pun terus mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), agar selalu terlindungi dari covid-19.

“Memang untuk korban jiwa kita belum ada dan kita berharap untuk jangan sampai hal itu terjadi. Makanya masyarakat terus jaga kesehatan dengan mengikuti prokes yang ada,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *