MALINAU – Sempat mengalami penurunan jumlah pasien terkonfirmasi covid19, karena 24 dari 52 pasien terawat dinyatakan sembuh oleh tim Satgas covid19 Malinau. Namun, kabar menggemberikan itu hanya, bertahan 48 jam saja.
Pasalnya, usai melepas 24 pasien yang dinyatakan sembuh dari covid19. Tim Satgas covid19 Malinau langsung kembali menerima 29 pasien baru terkonfirmasi covid19.
Saat diwawancara, kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Malinau, Dr. John Felix Rundupadang mengatakan, pihaknya menerima penambahan jumlah pasien terkonfirmasi covid19, klaster luar daerah pada 3 Januari 2021 lalu.
“Sempat turun memang, tapi kemarin naik lagi dan jumlahnya lumayan banyak, dari 40 orang yang datang usai keluar daerah. Ternyata, 29 dinyatakan reaktif covid19,” kata pria yang akrab disapa Dr. John.
Dr. John juga mengungkapkan, kalau 29 pasien baru itu merupakan rombongan keagamaan yang pada bulan Desember 2020 lalu berangkat keluar Negeri, untuk melakukan perjalanan spritual.
“Waktu berangkat ke Yerussalem, semua kita periksa dan semuannya aman dari covid19. Sehingga rombongan diizinkan untuk berangkat,” ujarnya.
Meski dinyatakan sehat dan bebas dari kontaminasi covid19, sesaat sebelum berangkat ke Yerussalem.
Akan tetapi, 29 dari 40 orang yang berangkat itu, langsung dinyatakan reaktif paparan covid19. Setelah melakukan tes swab sebanyak 2 kali.
“Asal mula terpaparnya kita belum tahu. Karena waktu di Yerussalem semuanya baik-baik saja,” ungkapnya lagi.
“Namun, setelah diperiksa di Tarakan dam di Malinau 29 orang itu masih reaktif. Sehingga, mereka pun kita isolasi untuk menjalani perawatan” imbuhnya.
Dengan bertambahnya pasien terkonfirmasi covid19 di Malinau. Dr. John pun terus mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), agar selalu terlindungi dari covid19.
“Memang untuk korban jiwa kita belum ada dan kita berharap untuk jangan sampai hal itu terjadi. Makanya, masyarakat terus jaga kesehatan dengan mengikuti Prokes yang ada,” tutupnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







