MALINAU – Terkenal bersikap santai dengan pembawaan yang suka bercanda, selama keikutsertaannya dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Malinau.
Namun siapa yang mengira kalau saat debat publik antar Pasangan Calon (Paslon) Pilbup, sosok Jhonny Laing Impang tampil begitu serius dan berapi-api dan tampil dominan saat saat sesi tanya-jawab dan memberi tanggapan antar Paslon.
Hal itu terbukti, dengan penyampaian visi-misinya yang begitu jelas dan terukur serta memberikan pertanyaan, jawaban dan tanggapan yang begitu luar biasa selama sesi debat publik.
Meski tampil apik pada malam debat publik itu. Namun pria yang akrab disapa Jhonny ini tetap tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya saat tampil dalam debat publik itu.
Kepada Benuanta.co.id Jhonny mengaku kecewa lantaran debat yang berjalan malam itu tidak memberikan hak yang sama kepada dirinya, dimana dia tidak diberikan kesempatan yang sama dalam melemparkan pertanyaan kepada Paslon lainnya.
“Liat saja malam itu, wakil para Paslon berkeliling saling melempar pertanyaan. Tapi hal yang sama tidak dilakukan kepada para Paslon Bupati ,” kata Jhonny.
Bahkan ia membeberkan, kalau debat yang diselenggarakan oleh KPU Malinau bersama salah satu TV Swasta itu, cenderung lebih memojokkan salah satu Paslon dan lebih memilih melindungi salah satu Paslon juga.
“Saya tidak menuduh. Tapi dengan debat seperti itu, saya kira ini seperti ada Wakil dari Paslon yang ingin dijatuhkan dan ada Paslon Bupati yang ingin dilindungi dalam debat itu,” ungkapnya.
Meski demikian Jhonny lebih memilih untuk bersikap santai dan membiarkan masyarakat cerdas yang menilainya.
“Saya rasa masyarakat Malinau sudah cerdas untuk menilai debat itu, jadi biar masyarakat saja yang menilainya,” tuturnya.
Disisi lain KPU Malinau saat ditemui justru enggan mengomentari terkait pernyataan itu, dan menganggap kalau Debat Publik yang dilaksanakan merupakan Debat yang adil.
Dalam Pilbup kali ini Jhonny juga membeberkan, kalau visi-misi yang dibawahnya bersama dengan pasangan wakilnya H. Muhrim merupakan kebutuhan yang diyakininya sangat dibutuhkan oleh Malinau Saat ini.
Visi yang diperkenalkannya untuk Malinau di Pilbup ialah terwujudnya malinau maju, sejahtera dan berakhlak mulia dan terdiri dari 11 poin dari misinya yaitu, mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan transparan.
Meningkatkan SDM Malinau, percepatan peningkatan pendapatan melalui ekonomi kerakyatan, percepatan pembangunan infrastruktur, menuju malinau sehat, kesejahteraan sosial, percepatan pembangunan desa mandiri, pemberdayaan generasi muda dan olahraga, meningkatkan pembinaan keagamaan dan kebudayaan secara adil, penegakan supermasi hukum dan pembinaan dan pelestarian lingkungan hidup.
“Mungkin terdengar sederhana. Tapi ini lah yang memang dibutuhkan Malinau dalam waktu 4 tahun ke depan,” tutupnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







