MALINAU – Memperingati hari kesaktian pancasila yang bertepatan pada 1 Oktober, Kodim 09/10 Malinau mengibarkan bendera setengah tiang.
Berbeda dari tahun sebelumnya, dimana hari kesaktian pancasila selalu diperingati dengan upacara. Ditahun ini, Kodim 09/10 Malinau hanya melakukan Video Conference (Vidcon) untuk memperingatinya.
Dandim 09/10 Malinau, Sofwan Nizar, S. Sos., M. Han mengatakan, kalau yang terpenting dari hari kesaktian pancasila bukanlah dari cara memperingatinya, melainkan dari cara masyarakat memaknai dan memahami arti dari kesaksitan pancasila.
“Tahun ini kita upacaranya vidcon saja karena pandemik corona. Namun, hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk kita melupakan arti pancasila yang merupakan pedoman nasionalis kita sebagai warga negara Indonesia,” ujarnya.
Namun tak hanya itu saja, sadar akan banyaknya budaya asing yang mempengaruhi perkembangan budaya di Indonesia. Ditambah dengan tergerusnya pendidikan mengenai kewarganegaraan dan pancasila yang sudah sedikit diajarkan oleh generasi penerus saat ini.
Tentu membuat Dandim 09/10 Malinau, menjadi sangat sadar kalau generasi milenial sekarang harus lebih paham dengan sejarah bangsa meski sejarah itu ada yang memiliki catatan merah. Ia berpendapat kalau hanya dengan memahami sejarah bangsa dan makna pancasila lah, generasi muda Indonesia bisa menjadi generasi yang cerah untuk membangun indonesia.
“Ini semua penting untuk diketahui oleh kita semua, karena kita jangan sampai melupakan sejarah bangsa yang merupakan pondasi kita berdiri saat ini,” tutupnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







