Gubernur Ratas Bersama Presiden, Progres KIHI Dipercepat

benuanta.co.id, JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum mengikuti Rapat Terbatas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri (KI) di Kaltara yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo, Senin (11/7/2022).

Melalui rapat terbatas di Istana Merdeka itu, Gubernur Kaltara memaparkan berbagai progres Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI). Komitmen Gubernur Kaltara demi memajukan Kaltara ini, mendapat dukungan serius oleh Presiden Jokowi yang menginstruksikan percepatan Program Strategis Nasional (PSN) di bumi Benuanta.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Komitmen Realisasikan Bantuan RT 2026

“Presiden sangat serius mendorong agar KIHI bisa cepat berjalan sesuai progres masing-masing ketiga perusahaan yang sudah direkomendasi untuk mengelola kawasan tersebut. Insyaallah bapak Presiden akan meninjau kembali Kaltara, namun belum tahu kapan waktunya,” jelas Gubernur Kaltara saat diwawancarai benuanta.co.id, Selasa pagi (12/7/2022).

Gubernur menguraikan, bahwa Presiden juga menanyakan terkait hambatan-hambatan yang terjadi. Atas hal itu, Presiden langsung terangkan kepada Gubernur Kaltara bahwa kementerian terkait akan bergegas mendukung percepatan KIHI di Kaltara.

Baca Juga :  Pertumbuhan Perusahaan Konstruksi di Kaltara Meningkat, Mayoritas Ada di Kota Tarakan 

“Kalau ada masalah administrasi atau perizinan, beliau (Presiden) instruksikan akhir bulan ini sudah selesai semua,” tambah Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum.

Keseriusan Presiden Jokowi mendukung KIHI kata Gubernur, sehingga dalam ratas kemarin diundang juga para menteri, menko, Bapenas dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. “Intinya ke depan KIHI harus berjalan,” ucap orang nomor satu di Kaltara ini.

Baca Juga :  Kemenag Kaltara Siapkan Rumah Ibadah untuk Persinggahan Pemudik Selama Idulfitri

Gubernur Kaltara optimis dampak positif PSN tersebut sangat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Kaltara. Ia memastikan KIHI menjadi angin segar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), menyejahterakan masyarakat dan penyerapan tenaga kerja lokal Kaltara.

“Insyaallah 2024 sudah bisa berproduksi. Kita sudah paparkan kendala-kendalanya, sehingga dari ratas kemarin kita semua dapat mengambil langkah yang harus dikerjakan,” tutup Gubernur Zainal.(*)

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *