benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Persiapan menghadapi pra Pekan olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh pada tahun 2023 mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) perwakilan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengakui belum memiliki gambaran terkait Cabang Olahraga (Cabor) yang dapat menjadi andalan Kaltara.
Berbeda dengan persiapan pada PON di tahun 2016 lalu, dimana KONI Kaltara memiliki Cabor unggulan yang pasti, keadaan terbalik justru dirasakan pada persiapan PON XXI Aceh.
Bukannya tanpa sebab, tapi menurut Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Kaltara, Dr. Wiyono Adie.M. SE., MPPM yang juga merupakan senior pelatih atlet Kaltara, hal ini disebabkan oleh situasi pandemi Covid 19 yang 3 tahun ke belakang terus menghentikan aktivitas kejuaraan olahraga.
“Kalau di tahun 2016 ke bawah, kita di KONI sudah dapat melihat cabor yang menjadi unggulan kita. Tapi kalau saat ini kita belum bisa melihatnya,” kata pria yang akrab disapa Adie, Selasa (7/6/2022).
Adie mengungkapkan, adanya kejuaraan tingkat Daerah sangat penting dalam pembentukan Mapin Cabor unggulan KONI. Namun akibat situasi Covid 19, Maping Cabor KONI belum dapat dibuat.
“Melalui Kejurnas tingkat kabupaten/kota, kita sudah bisa memetakan Cabor-cabor unggulan kita yang berpeluang meraih medali atau menduduki posisi semifinal di Cabornya,” ujarnya lagi.
“Prediksi kita melalui Maping ini selalu tepat, hanya saat PON Papua kemarin saja kita meleset, karena kita tidak bisa membuat pemetaan akibat dari tidak adanya event olahraga yang disebabkan pandemi Covid-19,” terangnya.
Menanggapi hal itu, Ketua umum Koni Provinsi Kaltara, Nasir pun angkat bicara. Nasir mengatakan dengan situasi pandemi Covid19 yang mulai kendor, pihaknya pun ingin segera menyelenggarakan pergelaran PON tingkat Provinsi.
“Dari PorProv inilah nanti kita melakukan Maping Cabor dan membina para atlet agar siap mengikuti PON XXI aceh,” kata Nasir.
Namun jika mengacu pada sejarah perjalanan Provinsi Kaltara di PON, Nasir pun membeberkan kalau Kaltara setidaknya akan memiliki 4 Cabor yang bisa menjadi unggulan dalan meraih medali.
“Panahan, menembak, perahu naga hingga tennis pernah menjadi Cabor unggulan kita dan semoga Cabor unggulan kita semakin banyak,” Pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Matthew Gregori Nusa







