benuanta.co.id, NUNUKAN – Pasca kelangkaan BBM dalam sepekan terakhir di Krayan-Nunukan akibat pesawat pengangkut dari Pelita Air mengalami kerusakan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan kembali melakukan pengiriman pada Kamis (2/6) menggunakan pesawat dari pihak swasta jenis C-208.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Kalimantan Susanto August Satria membenarkan hal tersebut. “Saat ini distribusi BBM ke wilayah 3T Kabupaten Nunukan mengalami kendala karena pesawat pengangkut BBM milik Pelita Air yang biasa menghantarkan BBM ke Krayan dalam keadaan rusak dan saat ini sedang dalam perbaikan,” terang Satria, Kamis.
Lanjutnya, untuk mengatasi persoalan tersebut, Pertamina pada Kamis kemarin mengirimkan BBM bagi masyarakat di wilayah Krayan yang terdiri dari Kecamatan Krayan dan Kecamatan Krayan Selatan.
“Saat ini yang digunakan pesawat type C-208 dengan kapasitas 1400 L per flight (penerbangan), per harinya dapat dilakukan 2 kali pengiriman (2 kali flight),” ujar Satria.
Pertamina memastikan stok BBM wilayah Kalimantan Utara dalam keadaan aman dan tersedia. Pertamina juga menjamin untuk harga BBM di SPBU 3T milik Pertamina sama dengan harga di wilayah lainnya (satu harga).
Camat Krayan Kabupaten Nunukan, Ronny Firdaus membenarkan BBM dari Pertamina sudah tiba sejak kemarin dan sudah didistribusikan di Krayan dan wilayah sekitarnya. Warga di Krayan kembali bisa menikmati BBM untuk beraktivitas dengan normal.
“Kemarin sudah ada BBM masuk ke Krayan, mudah-mudahan pengiriman selanjutnya lancar dan tidak ada masalah lagi,” ujar Camat Krayan. (*/m)







