Pembangunan PLBN di Kaltara Melambat Akibat Kendala Material

benuanta.co.id, BULUNGAN – Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melaporkan beberapa Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang dibangun di tahun 2020 silam, progresnya masih minim. Salah satunya di Apau Kayan bernama PLBN Long Nawang.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kaltara Nuris Wahyudi mengatakan pembangunan PLBN tetap bergerak walaupun kurang maksimal karena terputusnya jalan tetap berdayakan material yang ada di setempat

“PLBN di Apau Kayan namanya PLBN Long Nawang progresnya sekitar 35 persen,” ucapnya kepada benuanta.co.id, kemarin.

Baca Juga :  Prajurit Yonif TP 880/Banuanta Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

Dia menuturkan PLBN di Long Nawang walaupun masih jauh dari harapan, namun terus diupayakan terus berjalan. Untuk mengejar adanya progres, jika tidak adanya material pabrikasi maka pekerjaan yang menggunakan material tempatan.

“Itu jalan terus, kita ada material yang tidak pakai pabrikasi itu bisa kita laksanakan pekerjaan,” ujarnya.

“Material ini yang kita pakai yang berasal dari Samarinda lewat Long Bagun makanya agak lambat pembangunannya. Kita terus upayakan material yang datang akan di langsir pakai mobil 4×4,” tambahnya.

Baca Juga :  Kiat Sehat Puasa ala Gubernur Zainal: Niatkan Makanan Jadi Obat

Sama dengan PLBN Long Nawang, PLBN di Krayan bernama Long Midang itu masih belum bergerak, pasalnya jalan menuju ke lokasi terputus. Berbeda dengan pengerjaan lain, maka pembangunan PLBN Long Midang pelaksanaannya di perpanjang.

“Itu akan kita perpanjangan pelaksanaan pembangunannya. Walaupun di targetkan tahun 2022, tapi karena jalannya yang terputus. Kalau menggunakan akses udara tentunya perhitungan aset dengan pesawat yang ada saat ini tentunya sangat mahal sekali,” paparnya.

Baca Juga :  Truk Mengular di SPBU Bulungan dan Tarakan, Pertamina Akan Atur Jam Jual Biosolar

Nuris mengatakan si tahun 2022 ini pihaknya tengah melaksanakan review design, berupa perkuatan dinding tanahnya. Sementara yang memperlihatkan progres yang hampir selesai adalah PLBN di Sungai Nyamuk

“Sudah mau selesai, progresnya sudah 80 persen sehingga yang akan selesai hanya itu. Sementara yang PLBN Labang tahun ini akan kita selesaikan tahun 2022 akhir,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *