benuanta.co.id, TARAKAN – Figur H.Hafid mantan Bupati Nunukan 2 periode, memang dinilai berpengaruh bagi iklim politik Kabupaten Nunukan dan juga Provinsi Kaltara. Terlebih kini ia telah resmi menjabat Ketua DPW Partai NasDem Kaltara, sehingga menjadi suatu kewajaran ketika berdampak pada pengaruh politik.
Ayah dari Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, S.E., M.M., Ph.D ini dikatakan sosok politisi senior dan familiar di belahan Kaltara. Pengalamannya yang tak dapat diragukan lagi, membuat Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengamanahkan dia memimpin NasDem Kaltara.
Diketahui bahwa H.Hafid merupakan politikus yang cukup lama berkecimpung di Partai Hanura dan kerap menguat saat Pemilu maupun Pilkada di Kabupaten Nunukan.
“Tentu ada pengaruh besar secara politik atas masuknya H.Hafid ke Partai NasDem. Bahwa akan ada perubahan warna politik di Nunukan dan Kaltara, itu wajar saja,” terang Sekretaris DPW Partai NasDem Kaltara Supa’ad Hadianto kepada benuanta.co.id, Sabtu, 26 Februari 2022.
Pengaruh politik H.Hafid menurut Supa’ad memicu asumsi publik terhadap situasi politik di daerah. Pihaknya pun akan terus berfokus agar kepemimpinan H.Hafid membawa kemajuan dan kemenangan bagi NasDem Kaltara, terutama melalui struktur serta insfratruktur partai yang baik.
“Jadi, itu juga menunjukkan ketua kami merupakan politisi yang berpengaruh dan berpengalaman,” tambahnya.
Supa’ad mengaku bahwa peluang partainya di Kaltara patut disambut dengan kerja-kerja politik yang berfokus pada kepentingan masyarakat.
NasDem Kaltara menaruh harapan, semoga dibawah kepemimpinan H. Hafid, Partai NasDem memiliki struktur dan infrastruktur partai yang semakin kuat, sebagai upaya memenangkan Pemilu tahun 2024.
“Kekuatan Partai NasDem itu telah terbuktikan di struktur dan infrastruktur. Spirit Partai NasDem yaitu politik tanpa mahar dan gerakan restorasi perubahan wajib kita wujudkan untuk bangsa,” harapnya.
“Selain itu, kader-kader NasDem berharap agar fungsi koordinasi dan harmonisasi dalam tubuh partai selalu dikerahkan,” tandasnya.(*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







