HUT Ke-72 Imigrasi Digelar di Tugu Garuda Perkasa Perbatasan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Memperingati hari jadi Imigrasi yang Ke-72 Tahun 2022, yang mengusung tema ‘Bangkitnya Pelayanan, Revitalisasi Penegakan Hukum dan Keamanan untuk Negeri’ digelar di Tugu Garuda Perkasa di perbatasan Indonesia-Malaysia, Kabupaten Nunukan dan secara virtual bersama Kemenkum HAM RI, Kamis 27 Januari 2022.

Selain dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Kalimantan Timur (Kaltim) Sofyan, kegiatan ini turut di hadiri Gubenur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, SE, MM,Ph.D, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Washington Saut Dompak Napitupulu.

Baca Juga :  Rakor Tim Pora Fokuskan Pengawasan Aktivitas Orang Asing di Empat Wilayah Kaltara 

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Lukie Reza Kusumah mengatakan di samping pelaksanaan upacara hari ini juga dilaksanakan ramah tamah dan dialog dari Sebatik langsung ke Jakarta bersama Kemenkum HAM RI secara virtual.

“Kami juga sudah melakukan rangakaian selama dua hari yakni pelayanan paspor sebanyak 69 pemohon di 2 sekolah. Di antaranya SMA Negeri 1 Sebatik dan SMK Mutiara Bangsa Sebatik, Kecamatan Sebatik, dan pelayanan Eazy Passport kepada 100 pemohon,” kata Lukie Reza Kusumah, kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Standar Nilai Masuk SMA Garuda Kaltara Lebih Rendah Dibandingkan Jawa dan Sumatera

Di kesempatan yang sama, Gubenur Kaltara Drs. H. Zainal A. Paliwang, menjelaskan persoalan membuatan paspor di wilayah perbatasan kini sudah bisa terlayani dengan baik, dan berharap agar Imigrasi semakin meningkatkan pelayanan tersebut.

“Karena kita wilayah perbatasan, maka perlu dapat perhatian khusus,” jelas Gubernur Zainal.

Sementara itu, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly, menyampaikan di usia yang ke 72 tahun ini, jajaran Imigrasi harus disiplin dan taat azas, melayani masyarakat dengan lebih baik lagi, kerja tanpa pamrih, optimal, dan bersemangat.

Baca Juga :  Prajurit Yonif TP 880/Banuanta Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

Yasonna mengingatkan jajaran ASN Imigrasi untuk sepenuh hati melayani masyarakat, hidup sederhana, dan bersahaja.

“Imigrasi ini harus menjadi teladan dan pelopor bagi kebaikan organisasi, dan itu harus dilakukan masing-masing individu dengan sepenuh hati dan konsisten sebagai bukti eksistensi dan komitmen diri,” kata Yasonna H. Laoly.

Sebagai makhluk sosial, lanjutnya, tugas besar Imigrasi tidak bisa diselesaikan sendiri dan perlu sinergi dengan instansi terkait lainnya. (*)

Reporter : Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *