benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Tarakan mengakui siap akan menambah target sertifikat lahan pada 2022 mendatang. Kepala BPN Kota Tarakan, Agus Sudrajat mengatakan bahwa pihaknya telah memiliki planning jauh-jauh hari sebelum menyatakan sanggup menjalankan perintah Gubernur dan Presiden RI.
“Sanggup, karena kami ada data. Data yang mana yang harus kami sertifikat kan terlebih dahulu, terutama untuk bidang tanah yang sudah terbit peta bidangnya,” katanya kepada benuanta.co.id, Rabu (22/12/2021).
Ia menambahkan saat ini sudah sebanyak 21 ribu lahan yang telah dalam tahap penerbitan peta bidang. Adapun daftar antre saat ini di Kota Tarakan sebanyak 2.000 lahan yang belum di ukur.
“Paling 2.000an yang belum diukur, itu sedikit. Sudah 97 persen kita petakan semua,” ucapnya. Menurutnya wilayah yang paling jauh lahannya di Kota Tarakan ialah wilayah Juata Laut.
“Kalau di Kaltara itu ya Malinau, Nunukan lah. Di Tarakan kan tidak ada tambak, hanya lahan saja. Kalau tambak itu di Tanjung Selor,” tuturnya. Ia optimis bahwa pihaknya mampu menyelesaikan target yang diberikan pada Juli 2022 mendatang.
“Kita sebelumnya ada target 4.000 lahan untuk tahun depan, tapi kalau bisa lebih ya itu lebih baik,” pungkasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







