TARAKAN – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara berjibaku agar varian baru Covid-19 tidak terpapar kepada masyarakat Kaltara, sehingga pihaknya gencar melakukan deteksi untuk pencegahan.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy mengemukakan Satgas tengah melakukan cek puluhan sampel dari Kabupaten/Kota di bumi Benuanta.
“Kami telah mengantisipasi ini (varian baru) dengan mengambil sampel dari Kabupaten Bulungan, Nunukan dan Kota Tarakan. Sebanyak 32 sampel tiga hari yang lalu (Rabu, 23/06/2021), telah kita kirimkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Jakarta,” jelas Agust Suwandy kepada benuanta.co.id pada Sabtu, 26 Juni 2021.
Agust Suwandy mengatakan pemeriksaan sampel tersebut dilakukan dalam kurun waktu seminggu hingga dua minggu dan ia berharap agar hasil pemeriksaan 32 sampel tersebut tidak terkonfirmasi varian baru Covid-19.
“Pemeriksaan sampel menggunakan metode Whole Genome Squencing (WGS) yang memang pemeriksaan khusus, bukan hanya PCR saja tetapi PCR yang dilengkapi peralatan untuk memeriksa varian baru Covid-19. Kami menunggu pemeriksaannya dan berharap tidak ada yang terkonfirmasi varian baru,” tambah dia saat ditemui di Hotel Tarakan Plaza.
Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara mengimbau masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan melalui 5 M.
“Sebenarnya varian lama atau varian baru upayanya tetap sama yaitu 5 M. Telah kita buktikan ya, kalau protokol kesehatan dipatuhi, resiko penularannya rendah. Tetapi kalau prokesnya rendah maka resiko penularan tinggi,” tandas ia saat peringatan Hari Anti Narkoba (HANI).(*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







