TARAKAN – Ketua DPRD Kalimantan Utara, Norhayati Andris menilai perlunya upaya Pemerintah Provinsi Kaltara dan Kabupaten/Kota untuk berjibaku meningkatkan produktivitas Usaha Menengah Kecil Mikro atau yang biasa disebut UMKM.
Dikatakan politisi PDI Perjuangan tersebut, selain penanganan Covid-19, sebaiknya pemerintah daerah juga mendukung produktivitas UMKM dalam rangka pemulihan ekonomi di tengah pandemi.
“Sebaiknya dinas-dinas terkait membuat pelatihan bisnis dan pendampingan kepada masyarakat yang ingin mulai berwirausaha ataupun yang sudah memulai bisnisnya,” jelas Norhayati Andris kepada benuanta.co.id pada Jumat, 4 Juni 2021.
Lanjutnya, harus pula ada sistem pasar yang pasti bagi pengusaha lokal kita. Pemda bisa memfasilitasi para UMKM untuk memasarkan produknya ke swasta dan seluruh elemen masyarakat.
“Seperti saat ini kan banyak anak-anak muda yang memilih cafe dan kedai yang murah meriah. Kita kan punya potensi lokal, seperti petani kopi dan anak-anak muda yang bisa berkreasi dengan kopi, nah itu diberdayakan agar bisa membantu perputaran ekonomi di daerah,” ungkap ibu dua anak tersebut.
Sebut Norhayati, sejauh ini pengelolaan dan penggunaan APBD di Kaltara berjalan dengan baik dan lancar.
“Tinggal bagaimana kita bisa mengantisipasinya dengan langkah-langkah yang memperkuat ekonomi rakyat. Kita tidak tahu pandemi ini sampai kapan, jadi kita terus berusaha memutus mata rantai penularan Covid-19 dan memulihkan ekonomi,” tutup dia.(*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







