Penumpang Speedboat Tujuan Tarakan Di-Swab Antigen, Didapati Satu Orang Positif

TANJUNG SELOR – Dalam rangka pencegahan penyebaran dan pengendalian Covid-19 pada masa arus balik penumpang, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tarakan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Unit Penyelenggara Pelabuhan dan instansi terkait melaksanakan pemeriksaan dan swab antigen kepada pelaku perjalanan di pelabuhan speedboat.

Bupati Bulungan, Syarwani meninjau langsung di 2 pelabuhan yakni Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor dan Pelabuhan Kulteka pada pelaksanaan swab kepada penumpang speedboat. Hal itu menindaklanjuti surat dari Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kantor Kesehatan Pelabuhan Tarakan.

“Jadi swab ini serentak dilakukan di seluruh pelabuhan di Kaltara. Semua penumpang hari ini kita periksa swab antigen dalam rangka arus balik,” ungkap Bupati Bulungan, Syarwani kepada benuanta.co.id, Ahad 16 Mei 2021.

Baca Juga :  Ombudsman Kaltara Wanti-wanti Perusahaan Soal Kewajiban Pembayaran THR

Kata dia, para penumpang dari Tarakan yang menuju ke Tanjung Selor semua diperiksa. Tentu tujuannya agar semua penumpang aman dan negatif saat sampai ke daerah tujuan. Begitu juga penumpang dari Bulungan petugas secara cepat memeriksa agar tidak ada yang berangkat ke Tarakan membawa penyakit.

“Saat para penumpang sampai ke Tarakan atau melanjutkan perjalanan itu sudah aman karena telah mendapatkan swab dari Tanjung Selor,” jelasnya.

Dia mengatakan, tak hanya hari ini saja, informasi yang didapatkan dari Dinas Kesehatan Bulungan, pemeriksaan swab antigen ini akan berlanjut hingga 2 pekan mendatang. Apalagi dari Dinkes pun telah menyiapkan hingga 1.000 alat swab. Di mana alatnya itu patungan, ada dari Dinkes Bulungan, Dinkes Kaltara dan KKP Tarakan.

Baca Juga :  Kiat Sehat Puasa ala Gubernur Zainal: Niatkan Makanan Jadi Obat

“Jika didapati ada penumpang yang positif, tentu akan dilakukan tindakan oleh Satgas Covid-19 agar dikarantina. Supaya ini tidak menyebar ke lingkungan masyarakat, kita juga tidak izin berangkat ke Tarakan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala UPP Kelas II Tanjung Selor Ujang Sunardi menuturkan, secara teknis para penumpang akan membeli tiket. Setelah itu mengantre untuk didata oleh petugas kesehatan, selanjut menuju meja pemeriksaan swab. Sembari menunggu hasil swab keluar, penumpang akan menunggu keberangkatan.

“Seandainya ada positif, maka langsung dievakuasi oleh petugas dan tiket yang sudah dibeli akan dikembalikan uangnya. Sebelumnya kita sudah koordinasi dengan pemilik speedboat,” ucap Ujang Sunardi.

Koordinator KKP Tarakan Wilayah Kerja Tanjung Selor, M. Sarpani mengatakan, prioritas pemeriksaan swab antigen ini kepada penumpang yang akan melakukan perjalanan. Sehingga penumpang speedboat yang akan ke Tarakan dilakukan swab secara menyeluruh.

Baca Juga :  2 Hari Menghilang, Pemancing yang Diterjang Ombak Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Kayan

“Tadi ada dari Tarakan yang belum swab, karena berangkat pagi maka inisiatif kita swab di Tanjung Selor. Kalau dari sini kita swab semua,” ujar Sarpani.

Dia menuturkan, alat swab antigen yang disiapkan itu sebanyak 400 unit untuk hari ini. Pihaknya masih menunggu dari KKP Tarakan apakah ada penambahan atau tidak.

Untuk diketahui, dari pemeriksaan itu telah didapati adanya penumpang yang positif saat swab. Sehingga dengan terpaksa membatalkan perjalanan dan harus menjalani karantina.

“Kita berharap tidak ada yang positif, tapi laporan sementara sudah ada 1 orang yang positif,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi
Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *