KITA pantas mengucap salut pada PT. Dexa Medika yang telah memproduksi Chloroguine dan menambahkan Azithromicin yng akan disumbangkan sebagai opsi solusi menangani darurat kesehatan global pandemi pada virus corona (Covid-19).
Chloroguine sudah lebih 70 tahun digunakan menangani epidemi akut penyakit Malaria di Indonesia. Dari pengamatan ahli virology, peran fisiologi patalogis adalah mengeblok reseptor pada sel-sel tubuh sehingga meredam infiltrasi masuknya Covid-19. Sedangkan Azithromicin sebagai antibiotic spektrum luas membasmi infeksi pada beberapa organ seperti lambung, tenggorokan, paru-paru dan lain sebagainya.
“Saya menambahkan oreantasi percepatan meredamkan pandemi global “Covid-19” dan atas nama HMS yang telah menyumbangkan sampling Jamu Tetes KENKONA pada beberapa RT, RW di wilayah Ciledug, Tanggerang, dan Banten,” terang DR. Ir. D’Hiru, MMD., MM, seorang ilmuwan kedokteran holistik.
Lanjut DR. Ir. D’Hiru, MMD., MM, dirinya berangkat dari analogi–asumsi wabah-wabah pandemi sebelumnya sebagai pembelajaran bijak; bahwa sebenarnya semua orang telah terpapar berbagai virus.
“Maka opsi solusi kuratif farmasis (dengan Chloroguine dan Azithromicin) perlu disempurnakan dengan faktor imonostimulan dan imonomudulator untuk memperoleh promosi imunitas spit-tinggi baik secara aktif maupun pasif dalam tubuh. Juga sekaligus untuk mendapat proteksi seluler hingga ke tingkat molekuler, ini semua harus terangkum dalam penyajian yang simple. Yakni di mana saja, kapan saja dapat dikonsumsi secara aman, nyaman, terukur, tepat sasaran,” jelasnya.
Dari itu, maka semua didedikasikan dalam “Jamu Herbal Tetes KENKONA yang terdiri dari 30 herbal, sehingga dapat terangkum zat-zat bioaktif yang komplek, komprehensif dan efektif dalam formulasi secara rasional fitofarmaka maupun rasional medikasi. Sehingga menjadi sinergis dan komplementif untuk fungsi supportif, preventif, dan pengobatan kuratif terhadap Covid-19.

“Tentu keunggulan KENKONA adalah dapat diaplikasikan secara general kepada siapa saja yang bertujuan kewaspadaan dengan mengapresiasikan tingkat imunitas tubuh untuk menghindari infeksi Covid-19 secara regular dengan nyaman dan terhindar efek samping-obat kimia,” jelasnya.
Ditambahkannya, KENKONA merupakan inovasi formuasi herbal yang diramu secara fungsional, rasional-medik dan mengacu teknologi biomolekuler untuk optimalisasi bioavailabilitas (efektif sampai pada organ, jaringan yang bermasalah).
Sekaligus memadukan dengan kehebatan kearifan lokal (local genius) pusaka ramuan jamu nusantara yang telah teruji manfaatnya ratusan tahun. Maka terhimpunlah dalam karya formula super manjur, unik dan rumit KENKONA.
Semula ramuan yang ditemukan sejak tahun 2002 ini hanya terdiri dari 7 ekstrak herbal unggulan. Seiring kemajuan di bidang research dan development pada fitofarmaka dan biotechnology & processing, juga di bidang industrial fabrikasi, maka penyajian jamu tetes juga mengikuti inovasi yang berkembang.
Sekarang telah di-upgrade, formulasinya terdiri dari 30 herbal berkhasiat untuk dapat memenuhi tuntutan untuk mengatasi berbagai permasalahan gangguan kesehatan dan mental pada spectrum yang luas. Termasuk sebagai strategi preventif dan suportif dalam menghadapi wabah covid-19.(*)







