TANA TIDUNG – Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali dan Hendrik yang terpilih hasil Pilkada serentak 2020 berkomitmen akan menunaikan janji politik semasa kampanye dalam 100 hari kerjanya sebagai pemimpin baru di KTT dalam bulan Februari 2021 hingga 2024.
Salah satu janji politik yang bakal direalisasikan pada 100 hari pertama kerja adalah penyedaiaan pakaian seragam dan alat tulis secara gratis kepada anak-anak sekolah dan pengadaan sekitar 500 laptop bagi seluruh tenaga guru untuk kelancaran proses belajar mengajar di masa pandemi Covid-19.
Anggaran pengadaan dua program kerja ini akan mulai diporsikan dalam APBD 2021, sehingga tidak menyulitkan bagi dirinya untuk mewujudkannya.
Langkah yang dilakukan Ibrahim Ali dan Hendrik ini tidak terlepas dari komitmennya membangun KTT dengan berbagai terobosan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakatnya.
“Saya memulai dari nol dan dorongan saya maju di Pilkada memang untuk membangun Kabupaten Tana Tidung. Memberdayakan masyarakat yang masih belum tersentuh oleh kepemimpinan kepala daerah sebelumnya,” ujar Ibrahim Ali kepada benuanta.co.id, Selasa (29/12/2020).
Bram-sapaan hangatnya-menjelaskan bahwa permasalahan yang terjadi di Bumi Upun Taka selama ini yang tak diselesaikan semasa kepemimpinan terdahulu, mendorong hatinya dalam menunaikan perubahan daerah sesuai kebutuhan masyarakat.
Sebagai contoh, ia miris melihat langsung kondisi warga di tujuh desa di KTT masih belum mendapatkan fasilitas listrik yang baik. Hal itu juga sering ia soroti ketika menjabat sebagai Ketua DPRD KTT. Sehingga dalam satu tahun kepemimpinan nanti, pasangan yang dikenal dengan jargon “BERSIH” ini berusaha untuk merealisasikan pembangunan jaringan listrik secara bertahap, dan dalam semester pertama tahun 2021, PT PLN juga telah berupaya membangun jaringan listrik sepanjang 11 kilometer.
“Saya masih berkomunikasi dengan PT PLN agar secepatnya membangun jaringan listrik pada tujuh desa tersebut,” tandasnya.
Selain itu, keluhan warga KTT semasa kampenye tentu menjadi peringatan penting untuk dilaksanakan selama masa kepemimpinannya. Seperti persoalan, reformasi birokrasi, pengembangan sumber daya manusia (SDM) di dunia pendidikan, UMKM, infrastruktur jalan, jaringan listrik, telekomunikasi dan lain-lainnya. Tentu hal tersebut dilakukan dengan mengedepankan good governance.(*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : M. Yanudin







