TARAKAN – Dukungan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kaltara kepada salah satu pasangan calon (paslon) gubernur Kaltara, sempat menjadi pertanyaan publik. Pasalnya organisasi ini diketahui tidak bergerak di bidang politik.
Pantauan benuanta.co.id, dukungan PWNU dinyatakan dengan membawa nama organisasi serta seluruh pimpinan cabang di Kaltara.
Menanggapi itu, Ketua Pengurus Wilayah Nadhatul Ulama (PWNU) Kaltara, Ridwan R Labago mengklarifikasi dukungan kepada paslon nomor 1 tersebut. Dirinya menyebut dukungan tersebut hanya sebuah pernyataan dari perorangan, bukan secara institusi.
“Perlu diketahui, hal itu hanya dukungan saja, tapi kami tidak terlibat di lapangan, jadi hanya pernyataan mendukung saja,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Senin (2/11/2020).
Dijelaskan Ridwan, PWNU Kaltara saat ini bisa dibilang telah habis masanya, dalam artian sudah tidak berfungsi, khususnya sejak masa pandemi Covid-19.
“Kami tidak terlibat langsung hanya memberikan pernyataan saja. Kebetulan salah satu kandidat ini merupakan pengurus PWNU Kaltara,” terangnya saat diwawancarai.
“Anggota kami tidak terlibat dalam kampanye ataupun kegiatan politik, kami hanya sekedar mendukung lewat pernyataan saja,” tegasnya.
“Kami sudah 3 tahun tidak ada dana, jadi kami bisa dibilang sudah tidak ada fungsinya, dukungan itu hanya sebatas pernyataan karena paslon tersebut juga merupakan pengurus,” tutupnya.(*)
Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : M. Yanudin







