benuanta.co.id, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. Zainal Arifin Paliwang, mengapresiasi pembukaan rute baru pelayaran Tarakan–Tanjung Redeb, Kabupaten Berau oleh Sriwijaya Group.
Menurutnya, kehadiran rute ini menjadi inovasi transportasi yang menjawab tingginya kebutuhan masyarakat yang ingin bepergian ke Berau.
“Ini suatu inovasi bagus, melihat mungkin jumlah penumpang yang akan ke Berau itu cukup banyak, akhirnya beliau membuka rute baru ini,” ujarnya.
Ia berharap operasional rute tersebut berjalan lancar tanpa hambatan, baik saat keberangkatan maupun kedatangan. Gubernur Zainal juga menekankan pentingnya keselamatan penumpang sebagai prioritas utama.
Sementara dari sisi tarif, ia menilai harga tiket yang di bandrol dengan harga Rp300 ribuan masih tergolong normal. Selain itu, masyarakat kini memiliki alternatif perjalanan menuju Berau tanpa harus melalui jalur darat melalui Tanjung Selor, Bulungan.
“Sudah ada alternatif perjalanan kalau mau ke Berau, tidak harus lewat darat, tetapi lewat laut sudah ada,” terangnya.
Tingginya minat masyarakat juga terlihat dari tingkat keterisian penumpang yang hampir penuh dari kapasitas 62 penumpang. Dari sisi armada, ia memastikan kapal yang digunakan sangat layak, termasuk kelengkapan keselamatan dan navigasi.
“Sangat-sangat layak. Apalagi sarana pelayaran, keselamatannya sudah lengkap juga, navigasinya juga sangat lengkap,” tuturnya.
Kendati demikian, saat ini rute pelayaran Tarakan–Berau saat ini belum dapat beroperasi setiap hari karena keterbatasan armada. Ia menjelaskan, untuk melayani perjalanan harian, dibutuhkan minimal dua unit kapal cepat (speedboat).
“Kalau mau setiap hari, dia harus buat satu speedboat lagi. Jadi satu dari Tarakan ke Berau, begitu juga dari Berau ke Tarakan besok, demikian terus,” jelasnya.
Menurutnya, dengan hanya satu armada yang tersedia saat ini, layanan baru bisa dilakukan satu kali dalam dua hari. “Sementara ini baru disiapkan satu armada sehingga setiap dua hari satu kali pelayanan dilaksanakan,” ujarnya.
Gubernur Zainal berharap ke depan frekuensi perjalanan dapat ditambah seiring tingginya permintaan penumpang. “Ya ini nanti, mudah-mudahan (penambahan armada) ya,” tutupnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







