Kemenag Kaltara Siapkan Rumah Ibadah untuk Persinggahan Pemudik Selama Idulfitri

benuanta.co.id, BULUNGAN – Sejumlah rumah ibadah di Kalimantan Utara (Kaltara) disiapkan sebagai tempat singgah bagi pemudik selama periode mudik Idulfitri.

Fasilitas yang tersedia antara lain toilet, area istirahat, tempat pengisian daya telepon seluler, serta air minum yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik selama perjalanan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kaltara, H. Muh. Saleh, mengatakan program Masjid Ramah Pemudik merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Menurut dia, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga dapat menjadi ruang pelayanan sosial bagi masyarakat.

“Melalui program ini kami ingin memastikan para pemudik yang melintas di Kaltara memiliki tempat singgah yang aman dan nyaman untuk beristirahat, beribadah, serta memenuhi kebutuhan dasar selama perjalanan,” kata Saleh.

Ia menambahkan, keterlibatan rumah ibadah lintas agama dalam program tersebut menjadi simbol kuatnya toleransi dan kerukunan umat beragama di daerah itu.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan: Pekerja Swasta Juga Bisa Dapat Jaminan Pensiun

Menurut Saleh, partisipasi gereja dan rumah ibadah lainnya dalam menyediakan fasilitas bagi pemudik menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan kemanusiaan tetap dijunjung tinggi oleh masyarakat Kaltara.

“Ini juga menjadi wujud nyata moderasi beragama yang hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Saleh menjelaskan, keberadaan titik layanan rumah ibadah ini dinilai strategis karena Kaltaramerupakan wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Menurut dia, pemudik yang melintas di wilayah tersebut tidak hanya berasal dari dalam daerah, tetapi juga dari jalur lintas provinsi hingga lintas negara.

“Karena itu rumah-rumah ibadah ini kami siapkan agar dapat menjadi tempat singgah yang ramah dan terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan,” kata dia.

Ia juga mengajak pengurus rumah ibadah serta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut sebagai bentuk pelayanan kepada sesama selama momentum Idulfitri.

Baca Juga :  Mudik Lebaran Aman, Empat Armada Pelni di Tarakan Dipastikan Laik Laut

“Semoga program ini memberi manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya menghadirkan wajah agama yang ramah, melayani, dan membawa kedamaian,” pungkasnya.

Di Kabupaten Bulungan terdapat 10 masjid yang disiapkan, di antaranya;

1. Masjid Kasimuddin Tanjung Palas
2. Masjid Besar Hidayatullah Sekatak
3. Masjid Darussalam Desa Kelembunan
4. Masjid Al Muamalah Antutan
5. Masjid Agung Tanjung Selor
6. Masjid An-Nur Bhayangkara
7. Masjid Al Hikmah Sajau
8. Masjid Al Muhajirin Tg. Palas Utara
9. Masjid Baitul Muhajirin Peso Hilir
10. Masjid Al Ikhlas Long Telenjau.

Sementara di Kabupaten Nunukan terdapat 12 masjid yang menjadi titik layanan pemudik,
1. Masjid Miftahul Khair
2. Masjid Nurul Asyiyah
3. Masjid Al Ikhlas Nunukan Timur
4. Masjid Raudhatul Jannah
5. Masjid Darul Ihsan
6. Masjid Al Mubarokah
7. Masjid Nurul Huda Sebatik Timur
8. Masjid Baitut Taqwa
9. Masjid Hidayaturrahman Islamic Center
10. Masjid Al Muttaqin
11. Masjid Al Aqsa Aji Kuning
12. Masjid Al Huda Nunukan Tengah.D

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Prioritaskan Destinasi Unggulan pada 2026

Di Kota Tarakan terdapat empat masjid yang turut mendukung program ini,

1. Masjid Agung Al-Ma’arif
2. Masjid Dr. H. Yusuf SK
3. Masjid Nur Mubakkirin
4. Masjid Fastabiqul Khairat

Selain masjid, sejumlah rumah ibadah lintas agama juga turut ambil bagian sebagai lokasi singgah pemudik. Enam gereja yang berpartisipasi antara lain;

1. Gereja GKII Nunukan
2. Gereja GKII Long Midang Krayan Nunukan
3. Gereja GKII Ansilulum Lumbis Nunukan
4. Gereja GKII Lembudud Krayan Barat Nunukan
5. Gereja GPIB Sungai Uma Bulungan
6. Gereja GKII Wonomulyo Bulungan

Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *