benuanta.co.id, TARAKAN – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero Cabang Tarakan memastikan seluruh armada kapal yang akan melayani angkutan Lebaran 2026 telah menjalani pemeriksaan keselamatan atau ramp check oleh otoritas pelabuhan.
Kepala Cabang PT Pelni Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, mengatakan pemeriksaan dilakukan setelah kapal menyelesaikan proses docking atau perawatan di galangan kapal.
“Kapalnya sudah selesai melaksanakan docking dan sudah langsung dilaksanakan pemeriksaan oleh tim Marine Inspector yaitu pihak KSOP,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, adapun Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) merupakan instansi yang memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan kelayakan kapal sebelum berlayar.
Empat kapal disiapkan untuk melayani arus mudik dari Tarakan pada tahun ini. Dua di antaranya merupakan kapal penumpang tipe 2.000.
“Kapalnya terdiri dari dua kapal penumpang tipe 2000 yaitu KM Bukit Siguntang dan KM Lambelu,” ujarnya.
Selain itu, PT Pelni juga dibantu kapal perintis KM Sabuk Nusantara 97 serta satu kapal rede KM Gandha Nusantara 5 yang melayani rute Juwata–Ancam untuk wilayah sekitar Tarakan.
Ferdy menjelaskan, pemeriksaan armada dilakukan oleh tim Marine Inspector dari beberapa wilayah kerja KSOP.
“KSOP Makassar melakukan pemeriksaan untuk KM Bukit Siguntang dan KM Lambelu, sedangkan KSOP Bitung melakukan pemeriksaan untuk KM Sabuk Nusantara 97 dan KM Gandha Nusantara 5,” jelasnya.
Dengan ramp check tersebut, pihak PT Pelni memastikan seluruh armada dalam kondisi laik laut sebelum melayani penumpang pada periode angkutan Lebaran 2026 ini. PT Pelni menegaskan, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional kapal selama masa mudik. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







