Siklon Tropis Ragasa Bikin Cuaca Kaltara Lebih Panas, Hujan Diprediksi Turun di Hari Keempat

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarakan memprediksi kondisi cuaca di Kalimantan Utara (Kaltara) akan cenderung cerah berawan dalam beberapa hari ke depan. Hal ini dipengaruhi keberadaan Siklon Tropis Ragasa yang terbentuk di Laut Cina Selatan, barat laut Pulau Luzon.

Kepala BMKG Tarakan, M. Sulam Khilmi menjelaskan, siklon tersebut memiliki kecepatan angin hingga 125 knot dan memberi dampak pada pola cuaca di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kaltara. Namun, dalam tiga hari ke depan, wilayah Kaltara justru diprediksi tetap cerah berawan dengan peluang hujan yang sangat kecil.

Baca Juga :  Apresiasi Rute Baru Tarakan–Berau, Gubernur Zainal Tekankan Keselamatan Penumpang

“Peluang hujan hanya sebatas ringan saja. Baru pada hari keempat, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai muncul,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, fenomena siklon tersebut membuat aliran massa udara basah lebih banyak tersedot ke pusat siklon. Meski ada belokan konvergensi di atas Kalimantan, kondisi itu tidak cukup signifikan untuk menahan massa udara agar berkembang menjadi awan hujan.

Baca Juga :  Suarakan Harapan Pemuda Dayak Kenyah, Ketua LADKKU Temui Pangdam Mulawarman

Dengan kondisi ini, masyarakat di Kaltara akan merasakan suhu lebih panas dari biasanya. Meski suhu tetap berada pada kisaran normal 31–32 derajat Celsius, kelembaban udara cenderung menurun sehingga udara terasa lebih gerah.

“Secara umum, empat kabupaten dan satu kota di Kaltara hingga tiga hari ke depan diprediksi cerah berawan. Potensi hujan kecil, jadi masyarakat mungkin akan merasa lebih panas dan gerah dibanding biasanya,” jelasnya.

BMKG belum merilis peringatan dini terkait kondisi ini karena peluang hujan masih minim. Peringatan dini, kata Sulam, hanya akan diterbitkan maksimal untuk tiga hari ke depan apabila ada indikasi cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Wagub Kaltara Dorong Integrasi Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat di IKN

Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas. “Kami sarankan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar menghindari paparan sinar matahari langsung, khususnya pada jam 11 siang hingga 3 sore. Selain itu, perbanyak konsumsi air putih agar tidak dehidrasi,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *