Komisioner KPID Kaltara Tekankan Keterbukaan dalam Tahapan Seleksi

benuanta.co.id, BULUNGAN – Seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Utara resmi dibuka sejak 22 Agustus 2025 dan akan berakhir pada 22 September 2025 mendatang.

Seiring dengan itu, KPID Kaltara mengingatkan Panitia Seleksi (Pansel) agar menjaga independensi serta memastikan seluruh tahapan berjalan transparan. Pasalnya, KPID merupakan lembaga yang menjunjung tinggi prinsip keterbukaan.

Komisioner Komisi Informasi Kaltara Bidang Kelembagaan, Siti Nuhriyati menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam setiap tahapan seleksi. Mulai dari pengumuman pendaftaran, proses administrasi hingga hasil seleksi nantinya harus bisa diakses publik.

Baca Juga :  Wagub Kaltara Dorong Integrasi Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat di IKN

“Harus disampaikan sejak awal setiap prosesnya, entah dalam bentuk iklan atau mekanisme lain yang dipilih oleh panitia seleksi. Yang jelas informasi itu harus transparan sepanjang tidak termasuk dalam informasi yang dikecualikan,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Ia merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, khususnya Pasal 17, yang mengatur adanya informasi tertentu yang tidak bisa dipublikasikan. Hal tersebut terutama menyangkut data pribadi peserta seleksi.

Baca Juga :  Suarakan Harapan Pemuda Dayak Kenyah, Ketua LADKKU Temui Pangdam Mulawarman

“Ada dua hal penting yang memang tidak boleh bocor atau menjadi konsumsi publik yaitu hasil psikologi dan hasil tes kesehatan karena itu menyangkut data pribadi peserta seleksi pastinya,” jelasnya.

Meski demikian, Siti menegaskan konsentrasi utama tetap pada keterbukaan proses seleksi agar hasil yang diperoleh dapat diterima masyarakat. Transparansi ini diharapkan juga dapat meminimalisir potensi masalah di kemudian hari.

Baca Juga :  HIPMI Kaltara Gelar Buka Puasa Bersama dan Memberikan Santunan Anak Yatim

“Kami berharap himbauan ini bisa menjadi atensi utama pansel. Dengan begitu, proses seleksi ini bisa berjalan baik dan minim penolakan dari publik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ikke

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *