Gubernur Kaltim Minta Kerja Sama dengan Kaltara Tak Hanya Soal Infrastruktur

benuanta.co.id, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Dr. H. Rudy Mas’ud mendorong agar kerja sama antara Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pembangunan wilayah.

Hal ini disampaikannya saat penandatanganan kesepakatan bersama antar dua provinsi di Tarakan, Kamis (7/8/2025). Menurutnya, sinergi lintas provinsi harus menyentuh sektor-sektor yang langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

Ia menilai pentingnya kerja sama di bidang ekonomi hijau, ekonomi biru, penguatan UMKM, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Kerja sama kita jangan hanya berhenti di infrastruktur. Kita punya potensi luar biasa, baik ekonomi hijau maupun biru, yang bisa dikembangkan bersama,” ungkapnya dalam pidato.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Komitmen Realisasikan Bantuan RT 2026

Dirinya mencontohkan potensi besar Kalimantan Utara di sektor perikanan dan pertanian yang selama ini belum terintegrasi secara maksimal dalam skema kerja sama regional.

Komoditas seperti kepiting, udang, hingga beras Krayan dinilainya bisa menjadi kekuatan bersama dalam membangun ekonomi berbasis komunitas unggulan.

Rudy juga menyoroti pentingnya penguatan UMKM di wilayah perbatasan. Ia berharap program bersama dapat menyasar pelatihan usaha kecil, digitalisasi pasar, hingga peningkatan kapasitas produk agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global.

“UMKM kita butuh ruang lebih besar. Kita harap ke depan ada langkah konkret bersama untuk memberdayakan mereka, khususnya di wilayah perbatasan,” tambahnya.

Baca Juga :  Apresiasi Rute Baru Tarakan–Berau, Gubernur Zainal Tekankan Keselamatan Penumpang

Tak hanya itu, pemanfaatan teknologi digital juga disebut sebagai salah satu elemen penting dalam kerja sama antarprovinsi. Menurut Rudy, era perdagangan saat ini menuntut kecepatan, efisiensi, dan jejaring digital yang kuat. Ia menyebut Balikpapan akan dijadikan sebagai sentral ekspor digital untuk kawasan Kalimantan.

Rudy juga menyinggung potensi energi alternatif berbasis tanaman Polonia yang dapat menjadi bagian dari ekonomi hijau. Tanaman ini dinilai memiliki nilai tinggi dan cocok dikembangkan di lahan subur Kalimantan.

Baca Juga :  Sungai Kayan Meluap, BPBD Kaltara Imbau Masyarakat Waspada

“Ini energi ramah lingkungan, bisa jadi kekuatan baru. Kita perlu sinergi dalam riset, penanaman, hingga hilirisasi,” katanya.

Ia pun mengajak Kalimantan Utara untuk terus memperluas bentuk kolaborasi, termasuk di bidang pendidikan, kebudayaan, pertanian, dan lingkungan hidup. Kolaborasi yang lebih luas diyakini akan memperkuat solidaritas regional Kalimantan dalam mendukung Indonesia Emas 2045.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, saya menyampaikan terima kasih atas komitmen dari Kalimantan Utara. Mari kita jadikan ini sebagai momentum untuk membangun kekuatan baru dari Kalimantan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *