benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Sukses mengurangi tingkat kemiskinan ekstrem melalui program bedah rumah kumuh, Pemprov Kaltara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) upayakan program ini kembali berjalan tahun ini.
Selain dianggap berdampak terhadap pengurangan tingkat kemiskinan ekstrem, program bedah rumah kumuh juga dianggap sukses memberikan rumah layak huni kepada masyarakat tidak mampu.
Saat dikonfirmasi, Kabid Perumahan DPUPR Kaltara, Muhammad Arisa turut membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan pihaknya selalu mengupayakan agar program bedah rumah kumuh bisa berjalan tiap tahun.
“Kita pastikan kalau program itu tetap berjalan ditahun depan, karena program ini sudah berjalan selama beberapa tahun ke belakang,” kata pria yang akrab disapa Arisa, pada Kamis, 2 Januari 2025.
Meski pihaknya sudah memastikan kalau program itu tetap akan berjalan ditahun 2025, tapi Arisa mengaku belum dapat memastikan jumlah unit rumah yang akan menjadi sasaran program beda rumah kumuh.
Meski begitu, ia berkomitmen untuk mengupayakan pertambahan jumlah unit rumah yang lebih banyak dari tahun 2024.
“Kalau terkait jumlah unit dan sasarannya kita belum dapat memastikannya, karena program ini masih kita masukan dalam pembahasan program pembangunan ditahun depan,” lanjutnya lagi.
“Tapi yang jelas unit rumah dari program ini selalu bertambah setiap tahunnya. Sehingga kita juga mengupayakan adanya pertambahan unit yang akan direhabilitasi ditahun depan,” terangnya.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengatakan peningkatan kesejahteraan untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Kaltara memang menjadi salah satu programnya agar terciptanya pemerataan pembangunan ekonomi di Kaltara.
“Kita selalu mengupayakan hal itu, makanya setiap tahun data masyarakat yang masuk dalam kemiskinan ekstrem ini terus berkurang, karena baik penyambungan listrik dan bedah rumah selalu kita upayakan berjalan setiap tahunnya,” tandas Zainal. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







